Aku Menyayanginya Tanpa Batas,..

pagi ini kuawali dengan menyalakan komputer seperti biasanya,.. tak lagi kuberpikir panjang karena jelas dalam benakku diperjalanan menuju kantor aku harus menulis diblog ini,.. ada rasa yang kurasakan tentangnya,.. entah,... apa ini yang dinamakan ikatan bathin,.. alunan instrument "THE INMOST FEELING RIPPLES" bye KITARO kembali menemani,.. mengajakku mengingat selalu tentangnya dia yang jauh disana selalu singgah diotakku,.. hampiri kesendirianku bahkan ditengah keramaianku,.. Yaa Rabb,.. aku menyayanginya tanpa batas,.. bisik hati.. ku yakini rasaku,.. dia yang jauh disana mampu berikan kerinduan yang dalam, kehangatan saat berbicara walau hanya bye phone,.. aku tidak pernah bertatap dengannya,.. aku mengenalnya hanya didunia yang orang kenal dengan dunia maya,.. tapi kenapa rasa ini kuat menancap seolah mampu luluhkan egoku,.. apa ini yang dinamakan ikatan bathin antara aku dan dia sudah tertata apik,.. tersusun rapi dan terlukis indah dalam setiap goresan walau hanya abstrak rupanya',.. ???

Ikatan batin, sebuah ikatan tanpa tali, tanpa benang, hanya murni dalam hati. Sebuah ikatan yang ‘benang’nya tidak terlihat dan tidak tersentuh, kecuali dengan hati. hmmm,.. mungkinkah..???

Yaa Rabb,.. sungguh aku menyayanginya tanpa batas,.. diusianya yang belia dia mampu berikan keceriaan hatiku yang lara,.. setiap kata yang terucap darinya mampu buatku selalu tertawa,.. bahkan aku kecewa saat dengan lembut dia bilang aku harus tidur cepat sekarang,.. lucu memang... dia khawatir aku sakit lagi,.. aku harus sehat itu pintanya'.. dengan sabar dia temani diamku,.. dan dengan bijak dia katakan "tak perlu terima kasih karena ada kasih dan sayang yang menggantikan,.. tak perlu maaf karena ada belas kasih dan ketulusan sebagai peleburnya',.. dia menyayangiku dan inginkan yang terbaik untukku.." tak kuasa air mataku jatuh juga,.. entah,.. apa karena aku terlalu takut kehilangannya atau kecewa dia akhiri pembicaraan kami malam ini??? yang pasti aku merasakan kasih sayang itu tulus untukku,..

Yaa Rabb,.. hari ini kuingin menahan asaku tuk menelponnya,.. bahkan sekedar sms,.. aku ingin terbiasa tanpanya',.. jujur aku takut, takut saat rasa ini semakin untuknya dia pergi,.. sama seperti yang adik kandungku lakukan,.. aku belum siap kehilangan untuk ke2 x'nya,.. aku percaya hatinya memang terpaut apik untukku.. tapi apa bisa bertahan..???

aku selalu percaya waktu bisa mengubah segalanya'.. mungkin karena aku menyayanginya tanpa batas,.. aku terlalu lemah dengan keyakinanku,.. keyakinan akan dia terus menyayangiku,.. Yaa Rabb,.. lindungi dia selalu, berikan kemudahan untuk setiap hal yang dijalaninya, beri kesempatan untuk aku bisa menatapnya,.. memeluknya dan itu bukan fatamorgana,..

aku menyayanginya tanpa batas,.. batas yang jauh antara aku dan dia disana,.. sejauh apapun jarak tempuh ini tetap aku merasakan kedekatan yang dalam,.. jaga dia untukku,.. tetap jaga hatinya,.. aku menyayanginya tanpa batas,.. sungguh,..

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Manusia

Perkara Manusia...

“Hanya di Kota Tomohon, Manado, Anda Dapat Menyaksikan Hamparan Bunga dan Festival Bunga Seperti di Luar Negeri”