Langsung ke konten utama

luv u all... (in chatt room KA)


dengan nafas tersengal,.. sesak yang memenuhi didadaku,.. lirih kumengucap Bissmillah.... saat kutuang asaku sekarang, tentang semua yang buat aku merasa menjadi manusia yang bahagia.... thx semuanya kalian buat hidupku semakin merasa berarti,... maaf jika pertemuan ini harus kuubah menjadi satu perpisahan yang mungkin entah sampai kapan... tapi janjiku kembali pada kondisi yang mungkin merubah segalanya lebih baik, lebih indah tanpa ada resah, gelisah, gundah dan sebagainya,...

aku sadar,.. teramat sadar banyak hal yang akan kulewati tanpa kalian... tawa, canda,  cerita, cinta dan semua asa yang kalian ciptakan buatku terkadang menjadi manusia kreatif juga sensitif... thx... semuanya atas hari2 yang kita lalui,.. atas semua kasih sayang yang kita rasakan, semoga silaturahmi tetap terjaga... aman tanpa ada satupun asa yang terluka...

jujur ada yang menggoda dihatiku saat kunyalakan komputer ini, ingin rasanya chatt room itu aku hampiri dan seperti biasa aku ucapkan salam... menyapa semua yang ada,.. hmmmm... pasti rindu ini menggebu,.. buat khayalku semakin jauh melangit diantara awan2 biru ,.. entah apa aku mampu??? itu tanyaku yang selalu dlm benakku???

hmmm... terngiang saat ada teriaki aku dengan panggilan teteeeeeeh,.. Hhhh...
ada yang sapa aku Nit2,.. Bon2,.. bonit,.. Kaka,.. K'Bon2... Bonnotz.... Huaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa......... T_T

kuakui aku memang tidak sekuat dan setangguh yang kalian rasa,.. aku tetap pada jiwaku yang penuh dengan kelemahan,.. keletihan,... kebosanan,... n anything... but' aku sayang kalian aku rapuh terkadang tanpa kalian... ada ruhku yang sudah menjadi ruh kalian... ruh yang penuh dengan aura yang nyata melebarkan semua yang ada dalam rasa...

hmmm... lucu memang, aku merasakan kejenuhan tapi satu hal aku ingin focus tentang hal yang sudah aku ungkap saat itu,.. thx kalian mejadi sahabat2ku yang tulus,.. terima semua kekurangan bahkan ketidaksempurnaanku menjadi seorang teman... aku menyanyangi kalian seperti keluargaku walau hanya dialam yang samar...

aku bangga pernah menjadi bagian dari kalian...
aku bahagia pernah menjadi sesuatu buat kalian, sesuatu yang mungkin membosankan dan mengecewakan... hmmm... dengan PD aku bilang kalo aku juga membahagiakan, xixixiii... i luv u all... semoga ingatan kalian tentangku masih ada dan akan selalu ada karena akupun selalu akan mengingatnya'....

kaki ini merasakan keram,.. hati ini terasa suram, bibir kelu tak terelakkan seolah ada satu bayangan yang hinggap menerpa wajah dan semua anggota tubuhku... hmmm... semilir angin dari AC pun buatku merinding karena kini... aku mengingat awal2 setiap pertemuanku dengan kalian,.. semua sungguh punya nilai yang entah seorang gurupun takkan sanggup menorehkan dalam rapor... ini bukan lebay tapi ini satu hal yang ingin aku bagi walau kalian tak pernah tau blog ini,..

salam untuk semua yang ada dalam hatiku...
salam untuk semua keceriaan tanpa aku...
salam untuk semua keresahan yang menggodaku...
salam untuk semua rasa yang tercipta rindu yang membiru...
i luv u All....

with luv
^_*


Komentar

  1. "..ku ingin focus tentang hal yang sudah aku ungkap saat itu,"

    teteh gk pernah mengungkapkan sesuatu ke dhe..

    BalasHapus
  2. karena dhe' g ada saat itu...

    tapi sekarang dhe' udah tau kan??? :)
    bantu do'a yaa... i hope...

    BalasHapus
  3. Bonnotzzzz......3 Okt 2010 00.16.00

    hmm...
    baru tau...
    :) :)

    BalasHapus
  4. onneeeeeeeeeeyyyyyyyyy......
    senyummu itu... ha'haaaayyy...
    thx yaa.. ^_*

    BalasHapus
  5. akupun mengerti...

    BalasHapus

Posting Komentar

Makasih buat jejaknya... ^_^

Postingan populer dari blog ini

LENTERA

Entah sudah berapa senja menemani pertemuan kita, dengan siluetnya yang terkadang manis dan miris. Sudah berapa kali gerimis memayungi kebersamaan kita, bahkan dalam ruang itu kita kerap merapal kata-kata yang mengusir kejenuhan... Pertemuan memang sebuah rahasia, begitu pun perpisahan... 
Kita bertemu lalu dipisahkan, itu adalah hal yang sudah ditawarkan hidup. Namun bukan berarti kita harus membenci keadaan. Bagaimanapun kita akan selalu dihadapkan pada persoalan-persoalan yang berbeda. Hari ini begini,esok begitu, lusa dan yang akan datang pun tidak sama. Tidak menjadi haram ketika soal hati harus terhenti, namun tidak juga halal ketika kita tahu perbedaan itu tidak bisa disatukan, namun kita menuntut demikian.
Rumitnya isi kepala sekarang seperti tengah berada dalam belukar yang dipenuhi alang-alang yang tinggi. mengajak jemari untuk beberapakali menggaruk yang sudah terkeruk. Ini apa??? Reaksi dari jawaban yang di inginkan pun menjadi suram. 
Tiba-tiba pengap, sesak...
Dan tengg…

Perkara Manusia...

Perkara Manusia...  Merasa BENAR adalah salah, tapi cobalah merasa SALAH agar tahu caranya untuk BENAR...
Nasehat itu tidak melulu dengan sebuah ayat atau hadist, tapi sikap dan sifat yang jadi kebiasaan juga dapat jadi NASEHAT bagi yang berpikir... Simplenya NGACA dulu sebelum kasih statement orang lain itu begini dan begitu, kurang ini kurang itu... 
Apalagi statement ditujukan kepada orang terdekat. Sadar diri itu penting, benahin diri sendiri lebih penting! Jangan khilaf, orang terdekat adalah yang tahu segalanya tentang kita. Nggak lucu tetiba kamu mau pasanganmu berubah, sedangkan kamunya masih SALAH! 
Baru separuh perjalanan lho.. Masih panjang dan rumit perjuangannya, jangan kufur nikmat yang efeknya bisa buat HATI nggak SEHAT! Hargai diri sendiri dulu, kalau belum bisa hargai orang lain. Nggak perlu umbar kita yang paling SABAR, karena tabir kehidupan tetap butuh keselarasan! .
Jauhkan kami dari kebiadaban, ketika dekat.. RAJAM!
#gituaja

LENTERA #2

11.30 Wib Waktu yang kamu tentukan hari ini untuk kita bertemu, harus selesai sekarang! Pintamu lewat whatsapp, dan akupun memberikan emoticon tanda setuju.
Gaduh dan rusuh perasaanku kini, sengaja kusibukkan diri dengan beberapa kegiatan. Hanya untuk coba melenyapkan perasaan yang entah disebut apa. Mengingatmu adalah cahaya, mengingatmu adalah rindu, mengingatmu adalah candu. Hhhhh.. haruskah berakhir sekarang? Fiuhh.. 
Jarum jam diangka 11.18 Wib 12 menit lagi wajahmu akan menari bebas dihatiku, bahkan mungkin liar mencakar-cakar direlung yang terdalam. Hukuman apa ini Tuhan? Lirih ku mengeluh. Detak jarum jam saat ini tak ingin kudengar, semakin gila rasanya harus menemuimu dan akhirnya meninggalkanmu. Hhhh.. lagi-lagi menghela nafas.

Ternyata kamu terlambat, cukup lama aku menunggu di depan minimart. Kesabaranku semakin diuji rasanya. Cuaca panas menambah kegelisahan yang tak sedetikpun mau hilang. Tapi aku menunggu, akan terus menunggu sampai akhirnya kita sepakat meninggalkan …