Merapi "Meratap Penuh Arti..."


Kepulan awan berwarna hitam dan kekuning-kuningan itu    mengurai ketika   tertiup angin, Pergerakan awan bervariasi, dari lambat hingga cepat. Tak hanya awan, guguran batu-batu vulkanik ikut meluncur dari puncak gunung. gema'nya membahana membangunkan seluruh isi jagat raya... muntahan lahar adu cepat seolah sedang berkompetisi mancari sebuah ilusi... dan... akhir'a diapun berontak melahap semua yang ada disekitarnya membungkam semua keangkuhan dan kerapuhan jiwa...

ratap, tangis dan jerit jadi satu seolah tak lagi ada raga yang mampu menopang kegusarannya,.. disini aku hanya mampu menyaksikan dan ternganga... bicara namun tak bermakna... Yaa Rabb... inikah waktu itu, waktu yang ENGKAU tentukan untuk membuka hati ummat-Mu yang terjerumus nafsu duniawi??? tidakkah ada keajaiban untuk mengubah ratap itu menjadi senyuman??? aku merintih merasakan yang mereka rasakan, tak kuasa mata ini menatap nanar saat kulihat ratusan nyawa tersapu debu, ribuan pengungsi menangis pilu... semoga kebahagiaan mereka tak usang oleh waktu...

saudaraku tersayang...
jaga hatimu... Allah Maha Bijaksana, dan...
tak ada yg salah ketika kita bijak melalui episode ini...
saudaraku tersayang...
tersenyumlah... karena Allah Maha Kaya, dan...
tak ada yg salah ketika kita yang miskin harta tapi kekayaan hati kita jaga
yakini Allah selalu membuka rizqi setiap ummat-NYA...
saudaraku tersayang...
ayo bangkit...
dan lalui episode kali ini dengan keteguhan hati
karena Allah Maha Kekal tak ada yang abadi selain DIA yg Haqiqi
saudaraku tersayang...
tetap semangat...
jangan anggap ini cobaan tapi ujian tuk dapat nilai terbesar
karena Allah Maha AdiL...
Yaa Rabb... pintaku jagalah kelembutan hati mereka, sebarkan kesabaran dan kebijakan untuk mereka, luaskan kebesaran jiwa mereka dan ampuni kerapuhan dan ketiadaberdayaan yang ada... bukakanlah setiap jiwa para petinggi dunia... tuntun mereka agar bisa menikmati rasanya berempati sejajarkan hati mereka untuk mereka yang terhimpit duka...

Yaa Rabbi... Aku hanya bisa meminta dan berdo'a untuk mereka disana...

Komentar

  1. AMIN...semoga doa " yg terbaik untuk saudra " kt di kabulkan ALLAH SWT...AMIN Y ALLAH...

    BalasHapus
  2. makasih yaaaaaa.....

    amiiin Yaa Rabb... :)

    BalasHapus
  3. Smoga,,, duka mereka segera berlalu,,,, :-)
    berganti dg "suka cita" membiru,,,
    Amin Y,, Rabb,,

    BalasHapus
  4. amiiiinnnn...
    membiru dan takkan pernah lagi pilu... ^_*

    BalasHapus

Posting Komentar

Makasih buat jejaknya... ^_^

Postingan populer dari blog ini

Nyaman Terbang dengan Maskapai Terbaik, Bye Bye Aerofobia!

“Hanya di Kota Tomohon, Manado, Anda Dapat Menyaksikan Hamparan Bunga dan Festival Bunga Seperti di Luar Negeri”

Pecahan Pagi...