Negeri Khayalan...

ketika sebongkah batu itu telah lelah dengan keangkuhannya...
senyum mengejek untuk sang perantau pun hilang... dihiasi dengan seruan yang gusar...
jejak itupun semakin dekat , melekat pada sekat yang kuat...
senyumnya mengembang puaskan segala lelah yang hinggap tak diundang
beribu sapaan yang arogan berganti dengan keinginan berkawand
Hhhhhh... helaan nafas panjang uraikan kegelisahan...
dan kecintaan akan awanpun melagukan syahdu tentang impian...
"impian... untuk senyum tak berujung..."

ketika ombak yang luluh lantahkan laut itu surut...
ada gelagat yang mengajak pada Aura damai yang menjanjikan
tak ada lagi teriak pejalan kaki yang memaki
tak ada lagi raut kepuasaan pada wajah para korupsi
tak ada lagi jerit tangis para fakir yang membumi
aura negatifpun hilang tertutup canda dan tawa pemuja cinta
cinta akan kekhusyuan pada pemilik JAGAD yang BAQA
ALLAHU YAA KARIIM....

telah kueja dengan cermat setiap kata dalam ukiran tinta yang nyata
telah ku resap setiap kata yang meluncur penuh makna
melabuhku pada khayalan tentang semua itu
tentang DAMAI keindahan berisi kebahagiaan...
hmmm... akankah ada sebuah NEGERI KhayaLAN...
yang berwujud kerasnya kejujuran dan rapuhnya kebohongan
aku yang tak mampu mencicipi setiap detik tangis dengan senyuman
mencoba layangkan sebuah gambar Walau abstrak...
Yaa Rabb... lindungi negeriku dari semua ujian yang KAU ciptakan
berikan keteduhan pada setiap rasa yang bawa keputusasaan...
bukamata setiap penyandang dana kaum duafha, biarkan durjana mereka luluh lantah dengan lembut  dan menyambut tanpa ada angin ribut...
................. .................... ........................

semoga negeri khayalan bukan sebuah khayalan........

Komentar

  1. Semoga negeri itu,, menjadi sebuah kenyataan,, penuh "kedamaian",,, Amien,,
    "the power of words" in this article,,,
    good job,, :-)

    BalasHapus
  2. hhhmm,, apa y ????
    senyum aaahhh,,,,,
    :) :) :) :) :) :) :)
    dah aaahhh,,,,,
    jgn boring ma senyum q ya K2,,,
    hehehe,,

    BalasHapus
  3. seeeeeepppppppppp.........
    tersenyumlah... selagi ada kesempatan... ^_*
    bonit g pernah boseeeeennnn... :D

    BalasHapus

Posting Komentar

Makasih buat jejaknya... ^_^

Postingan populer dari blog ini

Manusia

Perkara Manusia...

“Hanya di Kota Tomohon, Manado, Anda Dapat Menyaksikan Hamparan Bunga dan Festival Bunga Seperti di Luar Negeri”