Pengakuanku untuk SANG DEWI...

Assallamu'alaikum.wr.wb



Sang Dewi...
maaf baru kali ini aku sempat tuangkan isi hati...
karena kesibukan dan ketidakpedulianku yang mengusik..
hingga aku asyik dengan duniaku sendiri...
hmmm... kangennnn...
itu rasaku yang membumi terlalap api yang menyala dihati...
api yang nyaris membakar setiap egoku


Sang Dewi...
diusiaku yang sekarang...
aku menitik pada satu hal...
yaitu... sosokmu yang selama ini kadang aku abaikan...
aku yang tak tau diri...
coba menata hati untuk senyumanmu kini...

Sang Dewi...
sungguh...
masa kecilku memang tak seindah dengan yang lain
aku yang hanya bisa bermain mainan hasil karyamu
aku yang  hanya bisa mencicipi segelas susu sehari...
tapi aku tau,.. dan sangat tau...
aku terlahir dari rahimmu yang penuh keihlasan
aku terlahir dari hatimu yang penuh ketulusan
aku terlahir dari sifatmu yang penuh kesabaran
karena'a aku mencoba bertahan...

Sang Dewi...
sungguh...
masa sekolahku adalah masa yang biasa...
masa dimana aku berjuang mendapatkan kepercayaan diri
aku yang pendiam dan tertutup
aku yang cengeng dan lelet...
hmmm... aku dengan semua sikapku yang menyebalkan...
tapi aku tau,.. dan sangat tau...
aku terlahir dari pribadimu yang mengagumkan...
karena'a aku ingin jadi duplikatmu...

Sang Dewi...
sungguh...
masa remajaku adalah masa yang mengesankan
masa dimana aku dapat rasakan semua hal..
aku melangkah diusia yang rawan...
aku yang pemalaz, aku yang mudah tergoda suasana
dan aku yang sering lalaikan kewajibanku pada-NYA
tapi aku tau,.. dan sangat tau...
aku terlahir dari pesonamu yang penuh pengertian...
karena'a aku menatap hari dengan senyuman...

Sang Dewi...
sungguh...
semua masa telah kulewati,..
dan semua terjadi karena tangan tulusmu yang kukuh memelukku
aku yang rapuh, lelah, marah dan egois...
bisa kuat karena melihat semua hal dalam dirimu...
hmmm...
ketika awan mulai menghitam berganti kelam yang mencekam
ketika itu raut wajahmu yang kutatap dalam lelap tidurmu...
dan sungguh... hati pilu saat lelahmu kau leburkan dengan segaris senyuman
dan sungguh... hati ini bahagia karena Allah titipkan aku untukmu
ketika syahdu lagu yang kudengar hilang perlahan...
ketika itu syahdu ayat-ayat suci yang kau lantunkan mengiris kerasnya arogansiku
dan sungguh... aku malu dan tersiksa karena aku tak bisa sepertimu...

Sang Dewi...
Sungguh...
Bintang itu  memang indah...
tapi itu hanya bisa kulihat dimalam hari...
pelangi itu memang berwarna...
tapi itu hanya bisa kutatap saat hujan tiba
Mentari itu hangat...
tapi hanya bisa kurasakan saat pagi menjelang siang
semua tak ada yang temaniku selama aku mau.
tapi dirimu... ???
kapanpun aku bisa menikmatinya
tapi aku bodoh...
karena keasyikanku...
aku kurang mensyukuri tentangmu

Sang Dewi...
sungguh...
kali ini izinkan aku jadi sandaranmu...
saat kau lelah dan gelisah...
izinkan aku jadi saputanganmu...
saat kau ciptakan telaga kecil dikedua mata itu
izinkan aku jadi hiasan hatimu....
saat yang lain terpecah karena suasana
izinkan aku jadi badutmu...
saat bosanmu datang tak diundang
izinkan aku milionermu...
saat kau inginkan sesuatu...
izinkan aku mendampingimu sepanjang usiaku...
dengan semua yang kumiliki...
terima aku sebagai anakmu...
APA ADANYA....

Sang Dewi...
aku minta maaf...
aku tak pernah bisa ungkapkan isi hati ini
dengan bebicara dan menatapmu...
sungguh...
aku bangga jadi anakmu
aku menyayangimu...
aku mencintaimu...
dan aku tak bisa tanpamu...
setiap kata tak penah aku akhiri dengan satu titik...
tau kenapa???
karena aku tak mau ada akhir dan berharap semua terus bergulir...
suka dan duka itu hal biasa...
aku kuat karena memilikimu...
yang punya sejuta pribadi yang mempesona...

Yaa Rabb...
Jaga Sang Dewiku...
aku ingin senyumnya tak berujung...
kembalikan jelitanya dengan pribadinya yang ceria dan aura damai tak terhingga...
aku merasakan kerinduan itu membuncah lewat lantunan ayat ayat-MU


Wassallamu'alaikum.wr.wb...

Komentar

  1. Haru, bangga.. jadi 1 karenamu...
    Wahai ibu..
    Terima kasih untuk semua kebaikanmu.. untuk anakmu.. :)
    Mksh.. tlah berbagi artikelmu....
    Menggugahku...

    BalasHapus
  2. Oke,, K' ntar q sampein slmnya....
    tq... :)
    smngt2...

    BalasHapus
  3. asyiiiiiiiiiiikkkkk....
    makasih yaaaa...
    yupz... always semangat... ^_^

    BalasHapus
  4. amin...
    اللهم اغفرلي و لوالدي و ارحمهما كما ربياني صغيرا
    *semangat berbakti...

    BalasHapus
  5. Amiinnn...
    syukron kang... ^_*

    BalasHapus
  6. Luar biasa.

    Madrasah pertama kita semua

    SAlam kenal mbak

    BalasHapus
  7. Syukron... kang Daud'... ^_^
    amiiiinnn...
    alm kenal juga...
    mari qt berkawand.. \('',)/

    BalasHapus

Posting Komentar

Makasih buat jejaknya... ^_^

Postingan populer dari blog ini

Manusia

Perkara Manusia...

“Hanya di Kota Tomohon, Manado, Anda Dapat Menyaksikan Hamparan Bunga dan Festival Bunga Seperti di Luar Negeri”