Langsung ke konten utama

:: EgOku... ::



ada yang menukik saat terjal itu menghiasi kelopak mataku
ada yang meringkik saat buih itu membuncah secepat kilat
dan ada yang menarik saat semua pergi tinggalkan sepertiga'a...
hmmm... termenungku adalah sebuah keluasan...
menampar pada seonggok tebal yang menggelung
aku sedang tak bisa lagi berdiri seperti dulu........
mematikan setiap resah dan gelisah yang menyergapmu

aku hanya sedang menikmati sifat egoisku...
yang menular pada setiap syaraf yang terjerat dalam susunan'a
biarkanmu dalam hening yang menyelimuti
dan aku tau sebenarnya kamu lebih mampu untuk berseri
coba lihat dalam gelap, temukan garis yang godai dalam pengap
jangan dekati aku sementara waktu...
karena hanya buatmu kecewa bahkan terluka...
aku sedang nikmati egoku... jangan ganggu !!!


coba larilah secepat kau bisa
jangan letih karena rasa itu ujianmu...
cepattttt... kejar selagi kau mampu...
jangan sempitkan pikiran hanya karena ulahnya
bangun... bangunnnnnn... jangan lekang dengan arogan'a...
dia biasa sama sepertiku dan kamu...
ayoooo... merapat pada bahagiamu...
bukan padaku...
aku sedang nikmati keegoisan ini...
mencoba berpaling dari setiap masalah...
mencoba berbagi dengan sekelumit rasa yang mencubit
jangan hiraukan aku...
biar jalani keras'a meratapmu
dengan senyum dan hati yang biru....

rengkuhan diamku adalah seutas benang...
tapi jangan coba kau rangkai dengan sembarang
aku memang sedang meremang...
dan melilitkan seutas kesepian yang panjang!!!
coba lihat dirimu dan lihat diriku...
kamu lebih muda dan lebih dariku...
ayoooo... jangan dekati aku...
ingatttt.. kini aku sedang asyik dengan egoku...
menjauh untuk dirimu bukan untukku
aku hanya meresapkan kondisiku
dan biarkan aku dengan semua yang bergulir hebat dikepalaku...

Komentar

  1. jangan terlalu lama menikmati ego teh, nanti lupa sama dunia luar......but I like this

    BalasHapus
  2. @Fadhil_heheuuu... siaaaaappppp... skg udah nggak qo'... :P

    BalasHapus
  3. Ingat masa-masa SMPku. Ckckck

    BalasHapus
  4. Kegeoisan positif itu indah mbak, tapi terkadang yang membuat kita salah arah, karena keegoisan tanpa dasar apapun sehingga.. salah jalan deh :D (tidak memerhatikan orang lain)

    BalasHapus
  5. @Minten_hai haaaaiiiiii... :P

    @Qefy_ada masa SMP' a Kang??? (rumpi..) :D

    @Aur_Betul Kang... so' jgn ikut"an Bonit yaaa...
    thx tambahan'a.. ^_^

    BalasHapus

Posting Komentar

Makasih buat jejaknya... ^_^

Postingan populer dari blog ini

LENTERA

Entah sudah berapa senja menemani pertemuan kita, dengan siluetnya yang terkadang manis dan miris. Sudah berapa kali gerimis memayungi kebersamaan kita, bahkan dalam ruang itu kita kerap merapal kata-kata yang mengusir kejenuhan... Pertemuan memang sebuah rahasia, begitu pun perpisahan... 
Kita bertemu lalu dipisahkan, itu adalah hal yang sudah ditawarkan hidup. Namun bukan berarti kita harus membenci keadaan. Bagaimanapun kita akan selalu dihadapkan pada persoalan-persoalan yang berbeda. Hari ini begini,esok begitu, lusa dan yang akan datang pun tidak sama. Tidak menjadi haram ketika soal hati harus terhenti, namun tidak juga halal ketika kita tahu perbedaan itu tidak bisa disatukan, namun kita menuntut demikian.
Rumitnya isi kepala sekarang seperti tengah berada dalam belukar yang dipenuhi alang-alang yang tinggi. mengajak jemari untuk beberapakali menggaruk yang sudah terkeruk. Ini apa??? Reaksi dari jawaban yang di inginkan pun menjadi suram. 
Tiba-tiba pengap, sesak...
Dan tengg…

Perkara Manusia...

Perkara Manusia...  Merasa BENAR adalah salah, tapi cobalah merasa SALAH agar tahu caranya untuk BENAR...
Nasehat itu tidak melulu dengan sebuah ayat atau hadist, tapi sikap dan sifat yang jadi kebiasaan juga dapat jadi NASEHAT bagi yang berpikir... Simplenya NGACA dulu sebelum kasih statement orang lain itu begini dan begitu, kurang ini kurang itu... 
Apalagi statement ditujukan kepada orang terdekat. Sadar diri itu penting, benahin diri sendiri lebih penting! Jangan khilaf, orang terdekat adalah yang tahu segalanya tentang kita. Nggak lucu tetiba kamu mau pasanganmu berubah, sedangkan kamunya masih SALAH! 
Baru separuh perjalanan lho.. Masih panjang dan rumit perjuangannya, jangan kufur nikmat yang efeknya bisa buat HATI nggak SEHAT! Hargai diri sendiri dulu, kalau belum bisa hargai orang lain. Nggak perlu umbar kita yang paling SABAR, karena tabir kehidupan tetap butuh keselarasan! .
Jauhkan kami dari kebiadaban, ketika dekat.. RAJAM!
#gituaja

LENTERA #2

11.30 Wib Waktu yang kamu tentukan hari ini untuk kita bertemu, harus selesai sekarang! Pintamu lewat whatsapp, dan akupun memberikan emoticon tanda setuju.
Gaduh dan rusuh perasaanku kini, sengaja kusibukkan diri dengan beberapa kegiatan. Hanya untuk coba melenyapkan perasaan yang entah disebut apa. Mengingatmu adalah cahaya, mengingatmu adalah rindu, mengingatmu adalah candu. Hhhhh.. haruskah berakhir sekarang? Fiuhh.. 
Jarum jam diangka 11.18 Wib 12 menit lagi wajahmu akan menari bebas dihatiku, bahkan mungkin liar mencakar-cakar direlung yang terdalam. Hukuman apa ini Tuhan? Lirih ku mengeluh. Detak jarum jam saat ini tak ingin kudengar, semakin gila rasanya harus menemuimu dan akhirnya meninggalkanmu. Hhhh.. lagi-lagi menghela nafas.

Ternyata kamu terlambat, cukup lama aku menunggu di depan minimart. Kesabaranku semakin diuji rasanya. Cuaca panas menambah kegelisahan yang tak sedetikpun mau hilang. Tapi aku menunggu, akan terus menunggu sampai akhirnya kita sepakat meninggalkan …