Langsung ke konten utama

:: in Alone...... ::















sendiri.......
diam dan diam...
dalam kekakuan yang kurasakan,..
kelu dan pilu... semburkan kesenduan yang melautkan rindu...
semaikan bibit yang mengubah'a menjadi bukit
alunan music instrument bye KITARO mengiringi jemariku...
melangkah sepi dalam mimpi...
Yaa Illahiiii... ada yang menusuk kini...
tubuhku meremang... dalam gamang...
dan jiwaku terasa gontai...
lelah.. tak berarah...


Yaa Rabbiii...
adakah sebuah telaga menepikan dahagaku...
yang haus usapan lembut-MU
aku menanti dan Engkau menguji...
aku sembunyi... dan Engkau mengikuti....
Yaa.. Rabb... kehampaan sedang merasuki diri ini..
aku mematung mencoba mencari...
dan lagiii....
semua terasa hanya sebuah ilusi...
apakah kini yang bergumul dalam hati???


sendiri.....
hanya berteman awan yang menghitam...
angin yang semilir dan getir...
celotehan yang aroma'a memuakkan...
aku terkukung dalam kurung
menciptakan garis melengkung
yang tampak setinggi gunung...


Yaa Rahman...
ada sesat dalam perjalananku...
bisakah aku menunduk penuh malu..
kepada-MU yang terabaikan dalam hari hariku...
egoku mengkaryakan lukisan yang kejam
meluluh lantahkan setiap rasa yang apik menyapa..
beri aku selaut ingatan tentang-MU
aku tertipu... syetan itu dekatiku...
bisakah yang dzalim meruntuh...
dan hujamkan sejuta penyesalan...???
yakinku kepada-MU...


Yaa Rahiiim...
ada yang kerontang dalam jelaga
dan peluh'a basahi penuh imaji
membentuk segumpal dalam kesenjangan
ikatan'a terurai menyisakan kelam
aku menepi... sedikit menjauh ...
melebarkan jarak...
agar nyaman'a terasa...
biar aku yang tersiksa...
karena keyakinanku tentang kasih-MU
masil luaskan seiring nyawa masih ada...
hanya pada-Mu lagi2 kurindu tersentuh...


Yaa Kariiim...
begitu pekat yang kubuat
ada gema yang bawaku dalam nista
sungguh... tak lagi aku mau...
jaga aku dalam kasih-Mu
jangan jauhkan aku dalam nikmat'a syukur itu....
bawa aku dalam damai cinta-MU
dalam terang yang berbintang...
dalam senyum tanpa kepura puraan...


semua dari-Mu dan kembali kepada-MU.....

to be continued.... 


dedicated to u...
Semangat BRo'.... ^_^

Komentar

  1. kerennnnnnnnnnnnnnn

    BalasHapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  3. @Mut2_hhe... thx.. i like u... ^_^


    @anonim_syukron... siapakah dirimu???
    maksih dh mo mampir... :D

    BalasHapus
  4. tu pula yang kurasa,
    hampa,
    mski bnyak tawa
    penat,
    mski coba tuk semangat,

    entahlah
    kadang diriku asyik dalam kesendirian,
    mski kadang jenuh juga melayang2,

    di saat Q merasa sndri juga ^^

    BalasHapus
  5. @Nai_disyukuri... nikmati... karena dlm sendiri ada banyak imaji... terkumpul dan menyembul ciptakan sebuah episode baru yang mungkin runtuhkan keluh... ^_^

    BalasHapus
  6. @Kang Aan_hmmm... begitulah... :P

    BalasHapus
  7. Aminnnnnnnnn......... :)
    Aku merasakan apa yang teteh rasakan dalam puisi itu.... hahahahahhaa....

    Bagus teh puisinya.... ^_^

    BalasHapus
  8. na'am teteh,,,
    gy belajar n tyus belajar menikmati
    apapun kondisi hati,
    agar bisa tetap berdiri,
    ^^

    BalasHapus
  9. @riksa_hahahhaaa... :P
    untuk semua yg merasa sendiri...
    stay tuned.. ^_*

    thx dear.. :D

    BalasHapus
  10. @Nai_amiiin..
    selalu ada support dr teteh... ^_^
    "JAGA HATIMU"

    BalasHapus
  11. terkadang kesendirian itu penting. kesendirian akhirnya membuat kita lebih jeli mendengar hati. aku suka.....
    pict nya juga bagus

    BalasHapus
  12. syukron tambahan'a teh'... dengan sendiri semoga punya arti... ^_^

    BalasHapus
  13. Subhanallah,
    Ya Syafi, titipkan sentosa selalu untuk siapapun yang selalu memujimu baik siang dan malam. yang selalu Menyebut NamaMu disetiap goresannya. Amin

    Benar2 membuatku tertunduk ih...

    BalasHapus
  14. 3 kata untuk puisnya ajibbbb , kerenn.. mantaaaaaaaaaaaaaap:)

    BalasHapus
  15. @Qefy_amiiinnn... syukron tambahan'a kang... benar2 buatku terpana.. seorang pencinta etawah.. luaskan sebait do'a penuh makna.. ^_^

    gimana kbr pondok pena??? :D

    BalasHapus
  16. @Kamal_syukron kang... ^_*

    BalasHapus
  17. wah,sama seperti ane..
    sepi,hampa,alah GUBRAK.
    salam kenal

    BalasHapus
  18. Weww.. tengkyu...
    bang i-one lucu...
    Gubrak juga bang.. ^_^

    Slm kenal too......................... :D

    BalasHapus

Posting Komentar

Makasih buat jejaknya... ^_^

Postingan populer dari blog ini

LENTERA

Entah sudah berapa senja menemani pertemuan kita, dengan siluetnya yang terkadang manis dan miris. Sudah berapa kali gerimis memayungi kebersamaan kita, bahkan dalam ruang itu kita kerap merapal kata-kata yang mengusir kejenuhan... Pertemuan memang sebuah rahasia, begitu pun perpisahan... 
Kita bertemu lalu dipisahkan, itu adalah hal yang sudah ditawarkan hidup. Namun bukan berarti kita harus membenci keadaan. Bagaimanapun kita akan selalu dihadapkan pada persoalan-persoalan yang berbeda. Hari ini begini,esok begitu, lusa dan yang akan datang pun tidak sama. Tidak menjadi haram ketika soal hati harus terhenti, namun tidak juga halal ketika kita tahu perbedaan itu tidak bisa disatukan, namun kita menuntut demikian.
Rumitnya isi kepala sekarang seperti tengah berada dalam belukar yang dipenuhi alang-alang yang tinggi. mengajak jemari untuk beberapakali menggaruk yang sudah terkeruk. Ini apa??? Reaksi dari jawaban yang di inginkan pun menjadi suram. 
Tiba-tiba pengap, sesak...
Dan tengg…

Perkara Manusia...

Perkara Manusia...  Merasa BENAR adalah salah, tapi cobalah merasa SALAH agar tahu caranya untuk BENAR...
Nasehat itu tidak melulu dengan sebuah ayat atau hadist, tapi sikap dan sifat yang jadi kebiasaan juga dapat jadi NASEHAT bagi yang berpikir... Simplenya NGACA dulu sebelum kasih statement orang lain itu begini dan begitu, kurang ini kurang itu... 
Apalagi statement ditujukan kepada orang terdekat. Sadar diri itu penting, benahin diri sendiri lebih penting! Jangan khilaf, orang terdekat adalah yang tahu segalanya tentang kita. Nggak lucu tetiba kamu mau pasanganmu berubah, sedangkan kamunya masih SALAH! 
Baru separuh perjalanan lho.. Masih panjang dan rumit perjuangannya, jangan kufur nikmat yang efeknya bisa buat HATI nggak SEHAT! Hargai diri sendiri dulu, kalau belum bisa hargai orang lain. Nggak perlu umbar kita yang paling SABAR, karena tabir kehidupan tetap butuh keselarasan! .
Jauhkan kami dari kebiadaban, ketika dekat.. RAJAM!
#gituaja

LENTERA #2

11.30 Wib Waktu yang kamu tentukan hari ini untuk kita bertemu, harus selesai sekarang! Pintamu lewat whatsapp, dan akupun memberikan emoticon tanda setuju.
Gaduh dan rusuh perasaanku kini, sengaja kusibukkan diri dengan beberapa kegiatan. Hanya untuk coba melenyapkan perasaan yang entah disebut apa. Mengingatmu adalah cahaya, mengingatmu adalah rindu, mengingatmu adalah candu. Hhhhh.. haruskah berakhir sekarang? Fiuhh.. 
Jarum jam diangka 11.18 Wib 12 menit lagi wajahmu akan menari bebas dihatiku, bahkan mungkin liar mencakar-cakar direlung yang terdalam. Hukuman apa ini Tuhan? Lirih ku mengeluh. Detak jarum jam saat ini tak ingin kudengar, semakin gila rasanya harus menemuimu dan akhirnya meninggalkanmu. Hhhh.. lagi-lagi menghela nafas.

Ternyata kamu terlambat, cukup lama aku menunggu di depan minimart. Kesabaranku semakin diuji rasanya. Cuaca panas menambah kegelisahan yang tak sedetikpun mau hilang. Tapi aku menunggu, akan terus menunggu sampai akhirnya kita sepakat meninggalkan …