Langsung ke konten utama

:: Ilusi... ::


Langitku anggun...

berteman angin yang meliuk tanpa pikuk...
terang yang menawan... menambah syahdu yang terdiam....
kemuning itu menghilang...
terajut lembayung yang limbung...
hmmm... masih tersisa biarpun hanya seadanya...
rona yang terbungkus gerimis mengguyur...
luruhkan segumpal ego yang menggulung...
apa mau dikata???


hanya selaut syukur yang menjadikan Agung...
dan sinisnya tatap itu, hanyalah sejengkal dari selautan milik-Nya
kini... betapapun indah  tautan yang melingkar...
itu basi... dan esok akan menjadi busuk...
kian terpuruk...

arrrggghhh...
jiwa ini terserak dalam tumpukkan yang mengarak
pun ketika sadar... bahwa sesal akhirnya datang...
letih... dan kian tertatih...
rintih... yang kian menindih...
Rabbiiii.... jika ini kehendak-Mu...
jika ini kebaikan dari-Mu..
sulaman umpatan tak hingar terdengar....
bekukan api yang menyulut tajam..
musnahkan... gantikan dengan hujan...

kerutannya semakin unik dan menarik...
pelaku itu menjual tekhnik yang asyik..
geser lagi... dan tarik lagi...
adalah art yang tertimbun menanti tetesan embun...
ada yang menelungkup...
bukan takut... itu sudut...
makin terpojok... tanpa suara..
hanya desah nafas yang nelangsa...
aaaiiiihhhh... apa mau dikata???
seperti mendapati durian tanpa biji???
adakah??? "Ilusi... "

Ilusi... yang kian meninggi...
menatap bintang yang kian temaram...
jelas... hanya bayang-bayang...

Ilusi... yang kini jadi sejati...
lukiskan empati tanpa tepi...
ketika hati... bathinkan satu nama yang tak henti...
Rabbiiii... Rabbiiii...
jadikan untaian kata ini...
simpulkan damai yang kian menyemai...
kepada-Mu... satu... yang pasti...

Komentar

  1. walau tidak pandai memaknai kata demi kata
    tapi selalu suka membacanya....

    Rabbiiii... Rabbiiii...
    jadikan untaian kata ini...
    simpulkan damai yang kian menyemai...
    kepada-Mu... satu... yang pasti...

    BalasHapus
  2. semua ilusi memainkanku dalam ruang dan waktu.. haha.. :D
    stuju sm mas Insan.. suka kaliamt terakhirnya.. :)

    BalasHapus
  3. Pelangi pelangi.. alangkah indahmu..merah kuning hijau, dilangiryang biru.. (Gak nyambung yah? hehe^^)

    BalasHapus
  4. kata-kata yang sangat dalam...

    jangan lupa juga kunjungi blog saya.

    http://ariefungu.blogspot.com/

    BalasHapus
  5. @Erlangga Kusumawijayawewww... apakah itu??? xixixiii... tengkyuu.. :D

    BalasHapus
  6. @Fahrie SadahFahrie_Hahahaaa... sangad nyambung qo'.. :P

    BalasHapus
  7. moga bukan ilusi karena kalo ilusi gak jelas malah bikin serem. hahaha.. *kebayang-bayang cerita semalam

    halo notz.. apakabaar?

    BalasHapus
  8. @Gaphe_jiaahhhh.... ada apa semalam???

    hallo jg mas...
    Allhamdulillah... kabar baik.. ^_^

    BalasHapus

Posting Komentar

Makasih buat jejaknya... ^_^

Postingan populer dari blog ini

LENTERA

Entah sudah berapa senja menemani pertemuan kita, dengan siluetnya yang terkadang manis dan miris. Sudah berapa kali gerimis memayungi kebersamaan kita, bahkan dalam ruang itu kita kerap merapal kata-kata yang mengusir kejenuhan... Pertemuan memang sebuah rahasia, begitu pun perpisahan... 
Kita bertemu lalu dipisahkan, itu adalah hal yang sudah ditawarkan hidup. Namun bukan berarti kita harus membenci keadaan. Bagaimanapun kita akan selalu dihadapkan pada persoalan-persoalan yang berbeda. Hari ini begini,esok begitu, lusa dan yang akan datang pun tidak sama. Tidak menjadi haram ketika soal hati harus terhenti, namun tidak juga halal ketika kita tahu perbedaan itu tidak bisa disatukan, namun kita menuntut demikian.
Rumitnya isi kepala sekarang seperti tengah berada dalam belukar yang dipenuhi alang-alang yang tinggi. mengajak jemari untuk beberapakali menggaruk yang sudah terkeruk. Ini apa??? Reaksi dari jawaban yang di inginkan pun menjadi suram. 
Tiba-tiba pengap, sesak...
Dan tengg…

Perkara Manusia...

Perkara Manusia...  Merasa BENAR adalah salah, tapi cobalah merasa SALAH agar tahu caranya untuk BENAR...
Nasehat itu tidak melulu dengan sebuah ayat atau hadist, tapi sikap dan sifat yang jadi kebiasaan juga dapat jadi NASEHAT bagi yang berpikir... Simplenya NGACA dulu sebelum kasih statement orang lain itu begini dan begitu, kurang ini kurang itu... 
Apalagi statement ditujukan kepada orang terdekat. Sadar diri itu penting, benahin diri sendiri lebih penting! Jangan khilaf, orang terdekat adalah yang tahu segalanya tentang kita. Nggak lucu tetiba kamu mau pasanganmu berubah, sedangkan kamunya masih SALAH! 
Baru separuh perjalanan lho.. Masih panjang dan rumit perjuangannya, jangan kufur nikmat yang efeknya bisa buat HATI nggak SEHAT! Hargai diri sendiri dulu, kalau belum bisa hargai orang lain. Nggak perlu umbar kita yang paling SABAR, karena tabir kehidupan tetap butuh keselarasan! .
Jauhkan kami dari kebiadaban, ketika dekat.. RAJAM!
#gituaja

LENTERA #2

11.30 Wib Waktu yang kamu tentukan hari ini untuk kita bertemu, harus selesai sekarang! Pintamu lewat whatsapp, dan akupun memberikan emoticon tanda setuju.
Gaduh dan rusuh perasaanku kini, sengaja kusibukkan diri dengan beberapa kegiatan. Hanya untuk coba melenyapkan perasaan yang entah disebut apa. Mengingatmu adalah cahaya, mengingatmu adalah rindu, mengingatmu adalah candu. Hhhhh.. haruskah berakhir sekarang? Fiuhh.. 
Jarum jam diangka 11.18 Wib 12 menit lagi wajahmu akan menari bebas dihatiku, bahkan mungkin liar mencakar-cakar direlung yang terdalam. Hukuman apa ini Tuhan? Lirih ku mengeluh. Detak jarum jam saat ini tak ingin kudengar, semakin gila rasanya harus menemuimu dan akhirnya meninggalkanmu. Hhhh.. lagi-lagi menghela nafas.

Ternyata kamu terlambat, cukup lama aku menunggu di depan minimart. Kesabaranku semakin diuji rasanya. Cuaca panas menambah kegelisahan yang tak sedetikpun mau hilang. Tapi aku menunggu, akan terus menunggu sampai akhirnya kita sepakat meninggalkan …