Langsung ke konten utama

:: Jejak Kata... ::


jejaknya menunggu…
tak perduli akan waktu
sedari tadi hanya beku, kaku bahkan kelu..
arrghhh… apa yang pantas ??!
semuanya meretas,..
teriak …  merebut atas…
—————————
————————————–
lenggak lenggok seperti sapu ijuk,..
mengayun gemulai penuh rajuk
mengubah setiap gubah inginkan indah…
hmmm….
gumam .. terdalam , terdiam,…
Tralalalalaaaa….
ringkik ria beradu diantara tata
mencuri dan cari perindu hati…
—————————–


“Aku menjadi sebuah kalimat kiniiiiiiii…. “
rona jingga hiasi pipinya…
hmmm…. jejak kata tiada jeda…
menopang layu tanpa sendu…
murnikan setiap asa tak peduli akan cerca…

jejak kata..
torehkan barisan makna…….

Komentar

  1. Hadir menyapa pemilik pipi rona jingga
    terbuai kata demi kata bak diatas suralaya

    halah... gak bisa seindah si empunya lapak...

    BalasHapus
  2. Tes.. Tes.. Masukkan komentar:

    Karakteristik kata-katanya sedikit mirip sama si pemangsa, Aci dan si Fadhli. Haha..
    Mari, merangkai kata, mengecup rindu.
    Mari, merangkai kata, menyampaikan jejak.
    Semoga, ada torehan makna di sana.

    BalasHapus
  3. Standing applause .. :) bagus kata-katanya..

    tapi ketinggian.. si gue ngga ngeh itu intinya apa yah.. ? he8 maklum anak teknik he8 ..


    *Blogwalking*

    BalasHapus
  4. berkunjung ......^_^
    Melepas kata-kata membumbung tinggi ke awan
    Terbang,dibakar mentari menjadi serpihan nada
    menetes sirami kalbu
    hadirkan rasa tuk larut dalam kata penuh makna
    # Kaburrrr sebelum dijewer punya rumah .....

    BalasHapus
  5. jauhkan tiap keping rindu, yang merajuk manja pada rasa yang tak tentu...biarkan kalimat sederhana itu mewakili tiap detik sapa rindu...hehehehe..blogwalking...

    BalasHapus
  6. @Insan RobbaniHa'haa.. pemilik rona jingga, hihiiii... #tersipu malu.. ;))

    Indah ko' Kang.. ^_^

    BalasHapus
  7. @Arya Poetrahadeuuh.. pk test testan segala.. :P

    kebetulan kami ber3 anak kembar, jadiii.. yaa gtu deh... wkwkwkkk...
    #maksa

    _ Mari Merangkai Kata _

    GREAT ... ^_^

    BalasHapus
  8. @Nuraeni RatnawatiHa'haa.. artinya begitu pko'a.. thx yaaa... :D

    BalasHapus
  9. @jengjumintengak usah kabur estii.. teteh udah jinak sekarang.. :P

    _ Menetes Sirami Kalbu _

    yuuhhuuuu... :D

    BalasHapus
  10. @Ainun Najib AlfatihWaaahhh... ajiiibbb kang Ainun,.. sering2 BW dimari yak'.. hadirkan selalu kata2 rindumu.. halaaah... -___-

    BalasHapus

Posting Komentar

Makasih buat jejaknya... ^_^

Postingan populer dari blog ini

LENTERA

Entah sudah berapa senja menemani pertemuan kita, dengan siluetnya yang terkadang manis dan miris. Sudah berapa kali gerimis memayungi kebersamaan kita, bahkan dalam ruang itu kita kerap merapal kata-kata yang mengusir kejenuhan... Pertemuan memang sebuah rahasia, begitu pun perpisahan... 
Kita bertemu lalu dipisahkan, itu adalah hal yang sudah ditawarkan hidup. Namun bukan berarti kita harus membenci keadaan. Bagaimanapun kita akan selalu dihadapkan pada persoalan-persoalan yang berbeda. Hari ini begini,esok begitu, lusa dan yang akan datang pun tidak sama. Tidak menjadi haram ketika soal hati harus terhenti, namun tidak juga halal ketika kita tahu perbedaan itu tidak bisa disatukan, namun kita menuntut demikian.
Rumitnya isi kepala sekarang seperti tengah berada dalam belukar yang dipenuhi alang-alang yang tinggi. mengajak jemari untuk beberapakali menggaruk yang sudah terkeruk. Ini apa??? Reaksi dari jawaban yang di inginkan pun menjadi suram. 
Tiba-tiba pengap, sesak...
Dan tengg…

Perkara Manusia...

Perkara Manusia...  Merasa BENAR adalah salah, tapi cobalah merasa SALAH agar tahu caranya untuk BENAR...
Nasehat itu tidak melulu dengan sebuah ayat atau hadist, tapi sikap dan sifat yang jadi kebiasaan juga dapat jadi NASEHAT bagi yang berpikir... Simplenya NGACA dulu sebelum kasih statement orang lain itu begini dan begitu, kurang ini kurang itu... 
Apalagi statement ditujukan kepada orang terdekat. Sadar diri itu penting, benahin diri sendiri lebih penting! Jangan khilaf, orang terdekat adalah yang tahu segalanya tentang kita. Nggak lucu tetiba kamu mau pasanganmu berubah, sedangkan kamunya masih SALAH! 
Baru separuh perjalanan lho.. Masih panjang dan rumit perjuangannya, jangan kufur nikmat yang efeknya bisa buat HATI nggak SEHAT! Hargai diri sendiri dulu, kalau belum bisa hargai orang lain. Nggak perlu umbar kita yang paling SABAR, karena tabir kehidupan tetap butuh keselarasan! .
Jauhkan kami dari kebiadaban, ketika dekat.. RAJAM!
#gituaja

LENTERA #2

11.30 Wib Waktu yang kamu tentukan hari ini untuk kita bertemu, harus selesai sekarang! Pintamu lewat whatsapp, dan akupun memberikan emoticon tanda setuju.
Gaduh dan rusuh perasaanku kini, sengaja kusibukkan diri dengan beberapa kegiatan. Hanya untuk coba melenyapkan perasaan yang entah disebut apa. Mengingatmu adalah cahaya, mengingatmu adalah rindu, mengingatmu adalah candu. Hhhhh.. haruskah berakhir sekarang? Fiuhh.. 
Jarum jam diangka 11.18 Wib 12 menit lagi wajahmu akan menari bebas dihatiku, bahkan mungkin liar mencakar-cakar direlung yang terdalam. Hukuman apa ini Tuhan? Lirih ku mengeluh. Detak jarum jam saat ini tak ingin kudengar, semakin gila rasanya harus menemuimu dan akhirnya meninggalkanmu. Hhhh.. lagi-lagi menghela nafas.

Ternyata kamu terlambat, cukup lama aku menunggu di depan minimart. Kesabaranku semakin diuji rasanya. Cuaca panas menambah kegelisahan yang tak sedetikpun mau hilang. Tapi aku menunggu, akan terus menunggu sampai akhirnya kita sepakat meninggalkan …