::Banjir & Hikmah ::

Assallamu'alaikum.Wr.Wb...


Apa kabar Dunia? masihkah ada keceriaan, dalam suasana cuaca yang menyiksa dibelahan kota tercinta ini?  hmmm... sedikit mengulas tentang Negeri yang kini kian membujur kaku dalam genangan 'bah' yang cukup menyiksa saudara-saudraku. Apa yang sudah kita lakukan untuk mereka? yang dengan parau meneriakan penderitaannya, bayangan akan wajah-wajah kecil yang ketakutan, kerut yang kian mengerut dari wajah-wajah keriput, cacian yang terumbar karena kegelisahan, bahkan takbir dari mereka yang masih mengingat kebesaran-Nya, hhhhhh... jelas, ada banyak ekspresi yang siratkan kekhawatiran, bahkan rasa takut itu menjemput hingga buahkan sebuah lukisan yang depresi. 


Entahlah, rahasia Allah memang indah, ketika kita mampu mensyukuri setiap kejadian yang ditulisnya, tanpa kita sadari, Allah memberikan Reward yang luar biasa, adalah dari mereka yang masih dengan ikhlas memberikan perhatian, dari mereka yang tanpa jeda menyuarakan rasa empati berbuah kata hati... pernahkah kita berpikir, bahwa mereka yang sulit kita jangkau, kini dengan rendah hati mengulurkan tangannya, dengan rasa empati menjabat layaknya sahabat, dengan penuh percaya diri melepaskan title bahwa kaum zet set pun bisa menyentuh Alam yang belepotan. Pandangan yang penuh dengan motivasi, bukan hanya kalangan partai politik/pejabat, selebriti/ komunitas beken terkini, tapi suasana gaduh ini menyatukan setiap kalangan dengan warna-warna niat yang hanya mereka yang tahu...

Mari berpikir positif, apapun yang mereka ulurkan sekarang, adalah sebuah inspirasi yang wajib kita berikan apresiasi, bukan dengan hujatan, bukan dengan cacian, biarkan mereka dengan niat mereka, tanpa kita berpikir itu adalah sebuah fenomena untuk mendobrak popularitas ditengah khalayak yang bersorak karena Alam berteriak! 

GALAU!!!.. 
Sebuah kata yang akhir-akhir ini membahana, dan semua kita rasakan, rasa dari mereka yang terkena musibah ini, rasa dari mereka yang hanya bisa melihat tanpa bisa berbuat apa-apa, rasa dari mereka yang dengan niat ikhlas membantu, namun disalah artikan. Hmmm.. Dunia ini memang perlu diwaspadai, tapi kawan... Husnudzon adalah awal kebaikan.. ^_*

"Aku sesuai dengan prasangka hamba-Ku kepada diri-Ku. Aku bersamanya setiap kali ia mengingat-Ku."
  [HR. Imam Bukhori dan Muslim, dari Abu Hurairah rhadiallohuanhu]

Karena dalam islam berprasangka baik dan berfikiran positif adalah ibadah bahkan akan menjadi sebaik-baiknya  ibadah.

"Sesungguhnya berprasangka baik kepada Allah adalah termasuk sebaik-baik ibadah kepada Allah"
[HR. Imam Tirmidzi dan Hakim]

 Untuk Saudara-saudaraku...
Dalam bah... 
yang porak porandakan seisi hati
seisi Negeri ini...
Air mata adalah sebuah cat warna
kerutan dikening yang menghitam...
 menjadi kanvas
teriakan...
jadi sebuah inspirasi 
membentuk sketsa ekspresi...
bernilai maha tinggi..

Masih banyak hati yang empati
masih banyak uluran tanpa menikam
sambut !!!
buang Ego, dengan senyum hikmah..

Allah Maha Bijaksana...

Wassallam... ^^

Komentar

  1. *merenung...
    indahnya berhusnudzon kepadaNYa.. meski dalam derai hujan airmata, dalam duka yang menggenang..
    *memikirkan...
    satu kejadian yang ditulis tanganNYa untuk sebuah kota no.1 di negeri tercinta ini, memberikan hikmah luar biasa, bukan hanya pada tataran rasa kemanusiaan namun pada tataran ruhiyah kita.. mungkin.. jika kejadian ini datang kepada jiwa yang beriman maka ini sebuah ujian, jika pada jiwa yang lalai maka ini adalah peringatan, dan jika datang pada jiwa yang berdosa maka ini adalah adzab.. tsumma naudzubillah..
    *harapan..
    seperti air yang mengalir sesuai titahNYa, semoga menjadi pelembut hati, pengikat empati dan pembersih jiwa.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Subhanallah tambahannya... :')

      syukran Zeal'..

      Hapus
  2. semua kejadian pasti ada hikmax...

    BalasHapus
  3. Sekalipun rumah sendiri tidak kena banjir. Tapi keluarga ada yang kena. Jadi tetap ikut merasakan keprihatinan yang dalam. Memang dalam keadaan spt ini yang dibutuhkan adalah bahu membahu dengan sesama.

    Kedepannya mulai dari diri sendiri berbenah. Memperbaiki yg masih harus diperbaiki. Alam hanya memberiakn reaksi dari ulah kita sendiri.

    BalasHapus
  4. Bener sekali Bunda Niken, sebaiknya kita mulai berbenah... turut berduka untuk keluarganya, keep sabar, semoga Allah senantiasa menjaga kita dalam kebaikan.

    syukran Bundaaaaaa... :)

    BalasHapus
  5. diriku yang hanya bisa melihat suasana banjir di jakarta melalui pesawat tv hanya bisa berdo'a semoga banjir cepat brlalu, semoga para manula dan anak" tetap dalam kondisi yang sehat dan semoga para korban banjir di beri ketabahan dan pengajaran dari apa yang sedang terjadi

    BalasHapus
    Balasan
    1. diriku sempat merasakan dahsyatnya banjir di Jkt wktu berangkat kerja, hhee.. #dorong2MOTOR #curhat

      Amiinn.. untuk do'anya teh Wina.. ^^

      Hapus
  6. iya teh, minimal kita nyumbang doa utk mreka, smakin bnyak yg berdoa I.Allah smakin cpt di jabah.

    eh tp, anak2 dkt daerah aku malah seneng teh maen aer x_x

    BalasHapus
    Balasan
    1. yup! dhillo.. do'a itu senjatanya umat muslim, Amiinnn..

      Namanya juga anak2,.. Full ekspresi.. :)

      Hapus
  7. prihatin dg kejadian banjir, semoga tdk ada lagi.. tp tetap berprasangka baik kepada Nya :)

    BalasHapus
  8. Teh Bonit... ada sesuatu buat teh Bonit niih.. mohon diterima yaaa...

    http://niken-bundalahfy.blogspot.com/2013/01/sunshine-award.html

    BalasHapus

Posting Komentar

Makasih buat jejaknya... ^_^

Postingan populer dari blog ini

Nyaman Terbang dengan Maskapai Terbaik, Bye Bye Aerofobia!

Pecahan Pagi...

“Hanya di Kota Tomohon, Manado, Anda Dapat Menyaksikan Hamparan Bunga dan Festival Bunga Seperti di Luar Negeri”