Langsung ke konten utama

Di Penghujung Agustus...



Ada basi yang kubahasakan sekarang. Ini tentang sebuah keputusan, tentang sebuah pilihan yang akhirnya siapapun tak akan pernah tahu ending dari setiap keputusan yang diambil. Ada rengat yang nyaris saja membuat susunannya hancur. Ruang hati itu tak bisa lagi terjaga, lebih memacu untuk bergerak bebas tanpa dibayangi oleh riuh dan gemuruh khalayak yang sesak. Entahlah,.. apa kalian mengerti yang tersampaikan di sini? Yang pasti berkata basi dalam diksi itu lebih nyaman dan aman. 


Fakta! Bahwa setiap gerak yang terlewat bersama 'kita' adalah bagian yang Allah titipkan dengan kisah kasih yang berbelas masih. Harapan yang meninggi ketika sebuah 'ukhuwah' dapat kita jaga dengan bijak tanpa kecewa. Maaf akhirnya jadi penutup namun tidak akan tertutup. Lagi-lagi... pertanyaannya sama, apa kalian mengerti yang tersampaikan di sini? Hhhe... #abaikan karena alasannya pun sama... :p


Di penghujung agustus 2013...
Riak-riak yang semarak masih saja menjadi beban yang tersembunyi di bilik yang bernama 'hati'. Aaahhh.. Ada kacau yang mengusik. Dan itu adalah penyiksaan yang halus mengelus. Ini bukan permintaan, namun ini sebuah keinginan. Apabila masih ada waktu dan pintu itu terbuka lebar tanpa kunci gembok yang teramat mahal, kukatakan dengan pasti di sini... 'KEMBALI'.

To be continued....





Komentar

  1. Dari beberapa waktu yang lalu di socmed rasanya Teteh sering membahas yang setema dengan ini. Apakah memang saling berkaitan?
    Nggak nggak,. aku gak tanya itu apa kok. Cuma mau memastikan saja :P

    Anyway, pengen tau warna favoritnya Teteh. Apa yah?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Masa c rie? Teteh nggak ngeh.. Hahaa.. :p

      Orange doooooooooooooooonnnngggggggg.... *TOA

      Hapus
  2. Sepertinya, inti ada di paragraf terakhir dimana dua paragraf sebelumnya hanya sebuah 'basi'.
    huuhuu.. terasa ada sesuatu di sini #pegangDada.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Analisa yang cukup mengejutkan! Baru ngeh juga kalo intinya di sana... #ehh :P
      Syukran Pitaaa ^_^ #MenghelaNafas

      Hapus
    2. iyakah? haha :p
      waiyyakiii teteh .. hwaaaa semakin-semakin penasaran.
      aku pingin bilang. sepertinya kita satu 'atmosfir'. mungkin.

      Hapus
    3. Hu'ummm... :p
      satu atmosfir? Hmmm..
      Curhat yuk? #Ehh.. :)

      Hapus
  3. ditunggu continueeee nya teeeh ^_^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Pik.. tunggu yaa.. Hiihii.. :)

      Hapus
  4. "..kukatakan dengan pasti di sini... 'KEMBALI'."

    T^T *peluk mba bo~*

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dilarang ngojekin yg laen! #ehh...
      *Hug ^_~

      Hapus

Posting Komentar

Makasih buat jejaknya... ^_^

Postingan populer dari blog ini

LENTERA

Entah sudah berapa senja menemani pertemuan kita, dengan siluetnya yang terkadang manis dan miris. Sudah berapa kali gerimis memayungi kebersamaan kita, bahkan dalam ruang itu kita kerap merapal kata-kata yang mengusir kejenuhan... Pertemuan memang sebuah rahasia, begitu pun perpisahan... 
Kita bertemu lalu dipisahkan, itu adalah hal yang sudah ditawarkan hidup. Namun bukan berarti kita harus membenci keadaan. Bagaimanapun kita akan selalu dihadapkan pada persoalan-persoalan yang berbeda. Hari ini begini,esok begitu, lusa dan yang akan datang pun tidak sama. Tidak menjadi haram ketika soal hati harus terhenti, namun tidak juga halal ketika kita tahu perbedaan itu tidak bisa disatukan, namun kita menuntut demikian.
Rumitnya isi kepala sekarang seperti tengah berada dalam belukar yang dipenuhi alang-alang yang tinggi. mengajak jemari untuk beberapakali menggaruk yang sudah terkeruk. Ini apa??? Reaksi dari jawaban yang di inginkan pun menjadi suram. 
Tiba-tiba pengap, sesak...
Dan tengg…

Perkara Manusia...

Perkara Manusia...  Merasa BENAR adalah salah, tapi cobalah merasa SALAH agar tahu caranya untuk BENAR...
Nasehat itu tidak melulu dengan sebuah ayat atau hadist, tapi sikap dan sifat yang jadi kebiasaan juga dapat jadi NASEHAT bagi yang berpikir... Simplenya NGACA dulu sebelum kasih statement orang lain itu begini dan begitu, kurang ini kurang itu... 
Apalagi statement ditujukan kepada orang terdekat. Sadar diri itu penting, benahin diri sendiri lebih penting! Jangan khilaf, orang terdekat adalah yang tahu segalanya tentang kita. Nggak lucu tetiba kamu mau pasanganmu berubah, sedangkan kamunya masih SALAH! 
Baru separuh perjalanan lho.. Masih panjang dan rumit perjuangannya, jangan kufur nikmat yang efeknya bisa buat HATI nggak SEHAT! Hargai diri sendiri dulu, kalau belum bisa hargai orang lain. Nggak perlu umbar kita yang paling SABAR, karena tabir kehidupan tetap butuh keselarasan! .
Jauhkan kami dari kebiadaban, ketika dekat.. RAJAM!
#gituaja

LENTERA #2

11.30 Wib Waktu yang kamu tentukan hari ini untuk kita bertemu, harus selesai sekarang! Pintamu lewat whatsapp, dan akupun memberikan emoticon tanda setuju.
Gaduh dan rusuh perasaanku kini, sengaja kusibukkan diri dengan beberapa kegiatan. Hanya untuk coba melenyapkan perasaan yang entah disebut apa. Mengingatmu adalah cahaya, mengingatmu adalah rindu, mengingatmu adalah candu. Hhhhh.. haruskah berakhir sekarang? Fiuhh.. 
Jarum jam diangka 11.18 Wib 12 menit lagi wajahmu akan menari bebas dihatiku, bahkan mungkin liar mencakar-cakar direlung yang terdalam. Hukuman apa ini Tuhan? Lirih ku mengeluh. Detak jarum jam saat ini tak ingin kudengar, semakin gila rasanya harus menemuimu dan akhirnya meninggalkanmu. Hhhh.. lagi-lagi menghela nafas.

Ternyata kamu terlambat, cukup lama aku menunggu di depan minimart. Kesabaranku semakin diuji rasanya. Cuaca panas menambah kegelisahan yang tak sedetikpun mau hilang. Tapi aku menunggu, akan terus menunggu sampai akhirnya kita sepakat meninggalkan …