Pos

Menampilkan pos dari November, 2013

I LIKE MONDAY

Gambar
Ini kisah manis. Yang terinspirasi dari sesuatu yang manis. Cekidot!.. ^__^

upacara “Lima menit lagi upacara segera dimulai, buat anak-anak yang masih dikelas harap keluarrrr..”
Teriakan Bu Sonya yang cempreng dari toa yang sudah lapuk bentuknya menyeruak. Aku berlari sekuat tenaga memasuki gerbang sekolah yang belum ditutup. Menuju kelas, lempar tas, terus lari lagi menuju lapangan upacara.
Gedebukkkkkk… “Aduuuuhhhh” Tubuhku menabrak sesuatu, ada yang mengaduh sepertinya. Dan kulihat Naura meringis kesakitan memegang bahunya. “Ma.. ma.. aafff.. Naura, aku terburu-buru..” Naura mengacuhkanku, dengan tatapan sinis ia pergi ke barisan anak perempuan. Dalam hati aku berharap Naura bisa di ajak kompromi selesai upacara ini.

Kopiko Minicoffee: Makin diemut, Makin Melek!

Gambar
Suasana mendung. Pekerjaan menumpuk. Bosan. Ide mandek. Butuh hiburan. Lalu tiba-tiba mengantuk! Kalau sudah begini, butuh kopi yang bisa membuat terus melek. Butuh waktu lagi kalau harus memanaskan air lalu membuat kopi. Untunglah ada kopiko minicoffee!Tinggal buka langsung emut. Rasa kopi dan krim cappuccinonya laaaangsuung nyess. Laaangsuuung melek!
Kopiko minicoffeejuga bisa dibawa kemana-mana karena muat disaku. Bentuknya yang mungil memungkinkan untuk dibawa lebih dari satu. Atau disimpan di mobil supaya tidak mengantuk saat nyetir. . Kopiko minicoffee benar-benar bisa membuat melek dan bersemangat! Ini karena kopiko minicoffee terbuat dari esktrak biji kopi pilihan terbaik yang dicampur secara sempurna dengan krim susu. Nikmati krimnya yang dipenuhi rasa kopi cappuccino kapanpun dan dimanapun. Sendiri atau bersama-sama. Enaknya, tetap sama!

Dengan ngemut kopiko minicoffee, mata melek lagi! Tagihan-tagihan tuntas, Pekerjaan selesai! Kopiko minicoffee, makin diemut,, maaakin melek!

(GP)

Gak Takut lakukan hal baru dengan rasa baru KOPIKO MINICOFFEE cappuccino

Gambar
Hari pertama ngampus itu seru, ketemu banyak temen baru. Eh tapi ini kelas isinya hampir semua anak gaul jakarta, padahal kampus ini kan banyak banget mahasiwa dari daerah.  Diantara banyak anak yang daritadi sibuk kenalan, ada satu anak yang duduk diem di pojokan. Bajunya sederhana, dan seringkali celingak-celinguk ngeliat situasi kelas yang rame bak pasar induk. Niat hati pengen nyamperin itu ‘anak pojokan’ , eh tiba-tiba rame bunyi psst..psstt dan suara decitan kursi yang beradu dengan lantai akibat anak-anak buru-buru duduk rapi saat dosen datang. Ok mungkin nanti..
Bunyi bel istirahat pun akhirnya terdengar, fiuh..akhirnya , setelah  ‘pembukaan’ dari pak dosen yang lamanya minta ampun bikin males en lemes karena harus nahan posisi duduk yang baik dan benar. Iya dong, first impression kan penting, biar gak di cap anak yang males dan gak bersemangat saat kuliah. Iseng nengok ke ‘anak pojokan’, pemandangan yang berbeda pun terlihat. Kalo ngeliat di sekeliling kelas ini anak-anak pada…

SI MANIS DI PERJALANAN…

Gambar
Sebagai penikmat jalan, saya juga adalah pecinta permen. Maka membawa benda mungil nan manis itu sudah menjadi kewajiban bagi saya. Pokoknya jangan sampai ketinggalan, atau saya akan uring-uringan. Hhe..  Sejak kecil, saya memang sudah sudah akrab sama permen, bisa dibilang udah soulmate banget gitu deh. Sampai-sampai ketika SMA, teman-teman punya julukan khusus buat saya dengan sebutan miss candy.
Pernah, suatu hari saya melakukan perjalanan hiking. Udah ga aneh lagi dong, kalo hiking merupakan perjalanan yang membutuhkan lebih banyak energy. Dan tentu saja, permen menjadi amunisi wajib buat saya, tapi gak semua permen cocok lhoo.. jadi teman kegiatan outdoor saya itu. Malamnya, saat belanja untuk melengkapi kebutuhan yang belum terpenuhi, pandangan saya mengarah pada plastik kecoklatan yang menggantung diantara banyak macam permen, setelah lebih dekat, ternyata kopiko minicoffee, “waah, baru nih” saya bergumam dalam hati, dan saya ambil 1 bungkusan tersebut, kemudian membayarnya dika…

Beliau...

Gambar
19 November kabar duka itu buat saya shock! Dan jujur sampe hari ini saya masih belum bisa percaya kalau Bapak yang baik itu sudah di panggil sama Yang Maha Kuasa.. Info yang di dapat, Beliau wafat pada tanggal 02 November 2013 karena sakit. 
Pak Dedet.. sapaan akrabnya. Mengenal beliau adalah salah satu anugerah Allah yang terindah buat saya. Berawal dari sebuah pekerjaan di Perusahaan Distributor yang sudah tiga tahun lalu saya tinggalkan. Yaa.. Pak Dedet adalah pemilik perusahaan ekspedisi yang terikat kontrak kerja dengan Perusahaan Distributor tempat saya bekerja dulu. 
Keramahan dan kesabarannya masih melekat sampai sekarang. Berawal dari tagihan beliau yang pernah pending beberapa bulan di tahun 2009 lalu. Dari sanalah saya dekat dengan beliau. Biasanya keterlambatan pembayaran akan selalu di follow up oleh staffnya. Namun, waktu itu beliau dengan suaranya yang bijaksana menyapa saya via telpon..

LEMES? KOPIKO MINICOFFEE AJA!

Gambar
Hana tersenyum lebar. Bunga-bunga sakura berguguran dan terhampar di hadapannya. Harumnya semerbak, mengalirkan kehangatan ke dalam jiwanya. Dia menarik nafas dalam-dalam sambil menutup matanya agar bisa lebih merasakan keharuman sakura. Akhirnya impiannya untuk bisa menginjakkan kaki di Jepang terwujud juga.
“Hwaaa, Kirei.” Tak hentinya hana mengagumi bunga Sakura. Hana merasakan tubuhnya melayang-layang di udara. Dan benar saja, kaki Hana perlahan terangkat. “Wah, aku bisa terbang.” Tiba-tiba saja muncul sayap dari punggung Hana. Perlahan dia kepakkan sayapnya menghampiri pohon sakura agar bisa menyentuhnya langsung. Satu senti lagi tangan Hana berhasil menyentuh bunga sakura pink yang mekar dengan indah. Namun, tiba-tiba saja Rosie, teman kuliah Hana, terbang menghampiri Hana dengan menggunakan sapu terbang. “HANA, AWAS!!!” teriak Rosie. BUKKKK.. Rosie yang terbang begitu kencang, menabrak Hana hingga terjatuh dan kepalanya membentur tanah.

Sebaiknya Seperti Ini..

Gambar
Sebaiknya seperti ini,... Berjalan santai diatas kotak yang tak bisa berteriak. Mencaci setiap aura negatif yang berusaha menjejal di dalam pusaran berbentuk lingkaran. Biarkan dia merasuki apa yang menjadi inginnya. Ikuti saja permainan yang dia ciptakan sekarang. Setidaknya masih ada titik yang menjadi harapan peristirahatan.
------- Masih terhuyung, dan saatnya menyapa payung! Bacalah setiap tetes yang turun itu sesukamu, hadirkan indahnya. Hadirkan keburukannya, itu adil bukan? Jangan cerca saja yang menggunung hingga sekelilingmu mundur teratur.. Bukan petuah, hanya ulasan yang minta diikuti sejenak tanpa harus beranak pinak.
Selamat mengusir ketidakberdayaan kawan,,, 


telat satu hari

Gambar
Hari ini... telat satu hari dari hari ulang tahun kamu sebenarnya.. [111113] tapi bukan masalah kan? karena tetap saja do'a itu masih berhamburan untuk kebaikan dan kebahagiaanmu.. 
Ini tahun kesekian, lagi-lagi hanya bisa merangkai lewat tulisan. Apa kabarmu disana??? Masih ingatkah dengan semua kisah di sepanjang hidupmu belasan tahun lalu?? Aahh.. entahlah! Hanya menduga-duga yang tentu saja buat hati kian ingin menjaga.
Oia? Di ultahmu sekarang pastinya ada banyak kisah yang kamu tuangkan ya? Dulu.. ada banyak keinginan darimu yang terluap ketika kita masih sama-sama. Semoga saja keinginan dulu-mu itu sudah tercapai.  Aamiinn..

Hmmm.. jadi berpikir, apa ya? Keinginan kamu di ultah kali ini? Kembali lagi kah bersama kami? Inget yaa.. kami masih setia menunggu. Dengan kisah-kisahmu yang tentu membawa perubahan hidup yang baik menurutmu.. 
Met Milad yaa.. Jangan lupa, makin dekatkan diri sama Yang Maha Bijak...  Semoga selalu baik dan sehat! 
With Love... Teteh... 

Kata Hati

Gambar
Dalam kotak panjang..  di apit beberapa kursi yang nampak kaku untuk di geser. Sejenak berdiri, dan hampiri tetesan hujan yang asyik bercengkrama pada kaca jendela. Nampak.. daun-daun itu bergerak mengikuti irama angin yang dengan setia pada hujan. Ada situasi miring sekarang. Deras yang gencar mengguyur bumi, seakan tak peduli betapa dinginnya menguak dan buat sesak. Itu buatku. Bukan buat mereka... Celoteh bocah-bocah itu menggiring posisiku untuk beralih pada cerita yang mereka ciptakan. Aku terserang demam, bahkan cemburu dibalik beludru.