Langsung ke konten utama

Mood Ilang? Asyikin Aja!

Bruuuk.. terdengar seperti suara pintu yang di banting dengan penuh energi. Raka yang sedang asyik dengan tumpukan kertas dan Bruno Mars nya tiba-tiba menghentikan segenap aktivitasnya.

“Rese, masa gue udah capek-capek begadang buat ngerjain itu presentasi, eh malah di tolak” Erik ngedumel dengan penuh semangat sambil menjatuhkan tubuhnya di kursi.


“Yaudah si, lu bisa coba lagi, asyikin aja” Raka coba menenangkan sambil matanya tetap fokus pada monitor komputer yang ada dihadapannya

“Enteng banget lu ngomong, udah ga mood, ilang semangat gue”

“Lah elu, semangatnya malah di abisin buat marah-marah!”

Image: By Google


suasana menjadi hening..
Eh bro.. gue butuh sesuatu yang bisa bikin gue seger, dan semangat lagi nih, kira-kira apa ya?” tiba – tiba Erik memulai obrolannya kembali
Gue traktir kopi deh, pasti otak lu siap lagi, on lagi deh gue jamin”
“Deuuuh, belagu, pengen di pecat, gini hari belom waktunya ninggalin kantor bro, nunggu jam istirahat? Kelamaan keburu beneran hang otak gue, lagian kayak yang banyak duit aja”

“Hahaha.. gak gaul banget sih lo, nikmatin kopi mesti nunggu jam istirahat, nih gue ada sesuatu yang pasti banget bisa bikin mood lu asik lagi, ge pake lama, gak pake mahal” dengan penuh semangat Raka mengeluarkan beberapa benda mungil di bungkus rapi dalam kemasan warna coklat KOPIKO MINICOFFEE

“Lah, apaan tuh? Permen? Mana kopinya?” Erik tentu saja masih bingung dengan kelakuan sahabatnya itu, lah nawarin kopi kok malah dikasih permen
“Ini kopi, ga percaya? Lu coba aja”
Bersamaan mereka membuka bungkus KOPIKO MINICOFFEE
, kemudian
menikmatinya.

2 jam kemudian, jam istirahat tinggal beberapa menit lagi, tragedi membanting pintu, yang memang sudah biasa itu, begitu saja terlupakan

“Eh, istirahat bentar lagi, masih suntuk? Jadi mau gue traktir kopi gak?” Raka mengulang tawarannya tadi pagi pada Erik.
“Ga usah deh bro, gue udah semangat lagi nih, otak gue udah rileks lagi dan udah siap diajak gawe lagi sejak lu ngasih tuh KOPIKO MINICOFFEE
ke gue, thanks berat ya, udah ngenalin ke gue kalo KOPI tuh ga selalu dalem gelas dan mesti di seduh.. ahaha” mereka tergelak bersamaan

Tanpa di duga…
“Hei Raka, katanya mau traktir kita KOPIKO MINICOFFEE ya, ikutan dong, biar lanjutin kerjanya asyik lagi Rona, staff baru yang jadi cewek gebetan Raka itu menghampiri dan tiba-tiba jadi sok akrab.
Erik melirik ke Raka dengan tatapan modus, dan Raka tersenyum simpul, tebar pesona sambil memberikan beberapa butir KOPIKO MINICOFFEE
ke Rona. Rona membalas senyum pada Raka sambil menerima pemberian Raka.  KOPIKO MINICOFFEE emang cocok buat mengundang senyuman :D


(NA)

Komentar

Posting Komentar

Makasih buat jejaknya... ^_^

Postingan populer dari blog ini

LENTERA

Entah sudah berapa senja menemani pertemuan kita, dengan siluetnya yang terkadang manis dan miris. Sudah berapa kali gerimis memayungi kebersamaan kita, bahkan dalam ruang itu kita kerap merapal kata-kata yang mengusir kejenuhan... Pertemuan memang sebuah rahasia, begitu pun perpisahan... 
Kita bertemu lalu dipisahkan, itu adalah hal yang sudah ditawarkan hidup. Namun bukan berarti kita harus membenci keadaan. Bagaimanapun kita akan selalu dihadapkan pada persoalan-persoalan yang berbeda. Hari ini begini,esok begitu, lusa dan yang akan datang pun tidak sama. Tidak menjadi haram ketika soal hati harus terhenti, namun tidak juga halal ketika kita tahu perbedaan itu tidak bisa disatukan, namun kita menuntut demikian.
Rumitnya isi kepala sekarang seperti tengah berada dalam belukar yang dipenuhi alang-alang yang tinggi. mengajak jemari untuk beberapakali menggaruk yang sudah terkeruk. Ini apa??? Reaksi dari jawaban yang di inginkan pun menjadi suram. 
Tiba-tiba pengap, sesak...
Dan tengg…

Perkara Manusia...

Perkara Manusia...  Merasa BENAR adalah salah, tapi cobalah merasa SALAH agar tahu caranya untuk BENAR...
Nasehat itu tidak melulu dengan sebuah ayat atau hadist, tapi sikap dan sifat yang jadi kebiasaan juga dapat jadi NASEHAT bagi yang berpikir... Simplenya NGACA dulu sebelum kasih statement orang lain itu begini dan begitu, kurang ini kurang itu... 
Apalagi statement ditujukan kepada orang terdekat. Sadar diri itu penting, benahin diri sendiri lebih penting! Jangan khilaf, orang terdekat adalah yang tahu segalanya tentang kita. Nggak lucu tetiba kamu mau pasanganmu berubah, sedangkan kamunya masih SALAH! 
Baru separuh perjalanan lho.. Masih panjang dan rumit perjuangannya, jangan kufur nikmat yang efeknya bisa buat HATI nggak SEHAT! Hargai diri sendiri dulu, kalau belum bisa hargai orang lain. Nggak perlu umbar kita yang paling SABAR, karena tabir kehidupan tetap butuh keselarasan! .
Jauhkan kami dari kebiadaban, ketika dekat.. RAJAM!
#gituaja

LENTERA #2

11.30 Wib Waktu yang kamu tentukan hari ini untuk kita bertemu, harus selesai sekarang! Pintamu lewat whatsapp, dan akupun memberikan emoticon tanda setuju.
Gaduh dan rusuh perasaanku kini, sengaja kusibukkan diri dengan beberapa kegiatan. Hanya untuk coba melenyapkan perasaan yang entah disebut apa. Mengingatmu adalah cahaya, mengingatmu adalah rindu, mengingatmu adalah candu. Hhhhh.. haruskah berakhir sekarang? Fiuhh.. 
Jarum jam diangka 11.18 Wib 12 menit lagi wajahmu akan menari bebas dihatiku, bahkan mungkin liar mencakar-cakar direlung yang terdalam. Hukuman apa ini Tuhan? Lirih ku mengeluh. Detak jarum jam saat ini tak ingin kudengar, semakin gila rasanya harus menemuimu dan akhirnya meninggalkanmu. Hhhh.. lagi-lagi menghela nafas.

Ternyata kamu terlambat, cukup lama aku menunggu di depan minimart. Kesabaranku semakin diuji rasanya. Cuaca panas menambah kegelisahan yang tak sedetikpun mau hilang. Tapi aku menunggu, akan terus menunggu sampai akhirnya kita sepakat meninggalkan …