Bahagia Yang Lain

Assallamu'alaikum.Wr.Wb..

Siang yang masih seperti pagi.. dengan rintik yang masih juga setia menjadi teman langit dan bumi. Semoga masih banyak yang berhati baik dan membenarkan segala kebaikannya. Aamiin... 

Saat ini masih menatap lewat jendela kaca, dan nyiur dari pohon kelapa itu yang selalu jadi penghias mata. Beralih pada genteng-genteng yang sudah menghitam warnanya. Ada tumpukan manusia di bawah sana, berbicara dengan semangat yang mengurat. Nyaris saja ingin terlibat, dan akhirnya bisa menikmati lukisan lain dalam bintik bening yang bergulir..

Hari ini agak berbeda, ada kebahagiaan lain yang saya rasakan...
Sepertinya saya kembali jatuh cinta... jatuh cinta pada sosok yang sudah sekian tahun mengisi kehidupan saya. Aneh memang, karena saya mencintai pada orang yang sama. Entahlah, sama sekali saya bukan sosok yang suka mengumbar perasaan kepadanya. Dan lagi-lagi blog ini jadi pelampiasannya.. :D 

Buatnya saya sosok yang kalem, enggan beromantis ria layaknya sepasang suami istri yang lain. Saya adalah dengan keengganan saya mengutarakan isi hati padanya. Tapi dia mengerti, sangat mengerti... ^_^ dan saya yakin, ketika sahabat membaca kata 'kalem' disini pasti akan mendadak mual.. hahah.. 

Heyyy... 
Saya menulis ini ketika sedang merasakan sesuatu yang lain sebenarnya, semalam hingga pagi tadi kami berdiskusi. Dan belum selesai... jujur saya emosi! :-P #curcol

Allhamdulillah.. Allah kasih hujan sebagai backsound dari percakapan kami, coba kalau Allah kasih Matahari?? Hihiii.. Entahlah..

Untuk hujan yang kini kian tenar,..
"Terima kasih yaa.. setidaknya selalu ada pelukan hangat darinya untuknya.." (nah loh).. 

Hmmm... anggap saja di atas adalah bagian awal kebahagiaan saya, yang lainnya adalah ketika berada di ruang ini. Ruangan berbentuk persegi panjang dengan beberapa kaca besar, mirip akuarium. Dari ruangan ini, saya bebas melakukan apa saja. Bekerja sesuai instruksi Bos, cuap-cuap pagi siang sore meladeni para pemburu rezeki dari berbagai belahan pulau di negeri ini. Hmmm.. masih bisa mendengar dan bercerita lewat ruang lain yang menjadi bagian hidup saya sekarang. Tidak jarang saya setia menemani unyil yang kerap hadir di sini. Bersyukur, setidaknya bisa mendampingi kisahnya dalam waktu yang lebih lama dari yang sudah-sudah...

Allah itu Maha Baik, Maha Benar dengan segala keindahan kisah hidup yang di skenario-kan oleh-Nya. Saat ini saya sedang berusaha untuk menjadi lebih dekat kepada-Nya. Semoga saja saya tetap istiqomah. Ada perubahan yang sedang dalam tahap kepastian untuk diri saya. Bantu do'a ya pemirsaa.. ^_^

Bersyukur yuk.. ^^

Sekian... 
Wassallamu'alaikum.Wr.Wb..

Komentar

  1. Alhamdulillah... :)

    BalasHapus
  2. Allhamdulillah, ikut mendoakan teteh

    BalasHapus
  3. Semoga berkah proses deket-dekatan ke Allahnya..Allahumma aamiin...

    Oh ya..bener teh..saya rada shock denger kata kalem..xixiixi :p

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiinn.. Makasih Irly..
      yup! sangat memahami.. :-P

      Hapus
  4. wah... dah lama ga maen, rumahnya baru nih teh...

    semogasyukur selalutermaknai hingga sakinah mawaddah warahmah slalu terjaga

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hu'um.. kemana aja atuh?? :)
      Aamiin.. sehat selalu buat rima dan keluarga yaa.. :*

      Hapus

Posting Komentar

Makasih buat jejaknya... ^_^

Postingan populer dari blog ini

Manusia

Perkara Manusia...

“Hanya di Kota Tomohon, Manado, Anda Dapat Menyaksikan Hamparan Bunga dan Festival Bunga Seperti di Luar Negeri”