Enggan...


"Merasa berjalan dlm gelap.. Merangkak, menerka bahkan mendengus seolah mencari aroma yang kamu mau. Bertahanlah! Karena itu proses! Apapun hasilnya.. Semoga menjadi kian dewasa.." #gituaja 

Biarkanlah terlihat seperti ini. Bukan hal yang harus disembuyikan, karena apapun akan terbuka nantinya. Hi... apa kabar dengan wajahmu, masih kudengar kekakuan itu menjadi polesan yang natural untukmu. Bahkan, saat kita bersua tempo hari. Masih saja sinis jadi pemanis. Urgh! ga masalah sebenarnya. Tapiii.. apa iya akan terus selalu menjadi tiang baja, yang enggan menoleh walau tertiup lembutnya angin yang semilir. Hmmm.. lagi-lagi hanya waktu yang bisa mencairkan suasana ini. 

Maaf, kemarin sempat menuangkan sedikit energi yang terbawa arus mu. Yahh.. terkadang segala sesuatu butuh ketegasan. Dan akan fatal ketika hanya terdiam tanpa menggunting yang berlebihan. Sebenarnya bukan sesuatu yang wajib! Tapi lagi-lagi hidup itu selalu penuh alasan. Dan, ketika kamu masih asyik dengan 'sukamu'. Maka 'sukaku' akan menguap dengan caranya. 

Sekarang ada pemandangan yang cukup membuatku lupakan tentangmu. Setidaknya ada yang mengukir yang tanpa ingkar. Pesonanya luluh lantahkan apapun menu yang kamu hidangkan untukku saat ini... 

Terimakasih atas segala hidangan yang tersuguhkan untukku. Percayalah walau tidak berselera, akan dengan senang hati ku nikmati.

<span data-iblogmarket-verification="4v5SZUbVTcg5" style="display: none;"></span>
wink emotikon


Komentar

  1. ngliat ilustrasi gambarnya kok langsung keingetan opening scenenya Mr.Bean ya? #eh #abaikan teh :D
    aniwei, saya cuma bisa kasih semangat..caiyyo teh :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaa.. emang gitu ya?? ga tau sy Om..

      Siiipp.. caiyyooo ^.^/

      Hapus
  2. Diksinya keceeee banget yak... sumpah baguss

    BalasHapus
  3. Haturnuhun.. Mas/Mbak nyaa.. ^^

    BalasHapus

Posting Komentar

Makasih buat jejaknya... ^_^

Postingan populer dari blog ini

Manusia

Perkara Manusia...

“Hanya di Kota Tomohon, Manado, Anda Dapat Menyaksikan Hamparan Bunga dan Festival Bunga Seperti di Luar Negeri”