Pecahan Pagi...



Mulut manisnya mengoyak habis,..
1.. 2... 3 ... perkara di umpat meloncat - loncat
Redam.. 
ingin meredam.. 
tapi setan kian belingsatan
kejam.. jadilah kejam!
buru dengan deru nafasmu yang ingin menikam
pagimu buta, butakanlah paginya...
bisiknya,...
seolah dia menjadi ratu yang bebas menyeru

.........................................
.................................................

Separuh perjalanan,.
terukir tautan yang kian menyingkap tabir kebiadaban
rajam!
rajam dia dengan sayatan-sayatan kecil yang akan menghabiskan darahnya
didihkan tanpa harus mengelus
krak.. krak... 
mungkin belulang di rahangnya mengencang
biarkan...
sampai amarah itu melenggang...

1 jam dalam peristirahatan...
hidangan terserak menghilangkan kerak 
airr... sirami dengan air yang akan mengusir desir
pagi yang rusuh... 
dengan mulut manis yang mengoyak habis...
dengan ukiran yang sematkan keresahan...
adalah manuu.... sia yang sia sia


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nyaman Terbang dengan Maskapai Terbaik, Bye Bye Aerofobia!

“Hanya di Kota Tomohon, Manado, Anda Dapat Menyaksikan Hamparan Bunga dan Festival Bunga Seperti di Luar Negeri”