Langsung ke konten utama

:: Kelakar... ::



Jembatan yang rindukan tapak kaki menorehkan emosi
ladang yang haus tetesan hujan ceritakan kegundahan
padatnya jalan raya teriakkan kemacetan
hinggap seekor burung yang terlepas dari sarang
lantunkan siulan bermelodi panjang

dan senyum penuh keharuan mengalir laksana buih dilautan
terdampar dalam kesendirian
namun ramai dalam kelakar...

sendiri...
bersama angin dan rumput hijau
menyapa terik dengan hembusan nafas yang tersengal
ditemani polosnya celoteh ci bibir mungil
sungguh...
panasnya terabaikan dalam tawa dan kelakar...

menyapa setiap pandangan mata
merengkuh setiap raga yang menua
akupun luluh dalam semburat diwajahnya
dan sedikit namun mencubit...
canda dan sentilan hangat kusuguhkan
lagi lagi dalam kelakar...

ada sebaris keraguan
ada setumpuk keputusasaan
ada segunung kejengahan
ada segumpal kekhawatiran
dan,.. akhirnya ada dingin yang menyejukan
mengajak senyum dengan kelakar...

senja berganti malam, dan rembulan gantikan sang fajar...
masih hangat aku teringat, semua itu karena kelakar...

Komentar

  1. karena kelakar mampu mendinginkan panas hati

    BalasHapus
  2. iaaa.. sista... maksih kunjungannya'...
    dengan kelakar ada yg tersenyum lebar...
    ^______^

    BalasHapus
  3. saya kadang meredam kemarahan dengan menertawakan diri sendiri...apakah itu juga bisa di sebut kelakar ^_^

    BalasHapus
  4. bisa2 z kang, bebas qo'...
    yg pnting happy, hhe... ^_^

    tertawalah, selagi masih bisa,.. ^_*

    BalasHapus
  5. baguus puisinya..

    #enggak tau harus komentar apa soalnya saya nggak bisa mengapresiasi puisi. hehehe

    BalasHapus
  6. dalam banget ni...tapi ada kalimat akhir yang perlu ditambahkan ni..."Tiada yang sendiri,kesendirian itu akan tiada dengan sepi,raih sang surgawi Illahi,tatap manis dengan sujud sahwi.."

    Salam hangat dari Manajemen Emosi....

    Mari Ikutan dalam Gerakan SEO Positif, mari sebarkan kebaikan didunia maya..ditunggu partisipasinya...

    BalasHapus
  7. Hahahahaaaaa, saya suka kelakar. Selain sebagai pengiring cerita kepada teman, juga memberikan efek yang sangat membahagiakan :, coba deh kunjungi Bapak Melahirkan dan Patah Hati

    BalasHapus
  8. @gaphe_hihiiii... jgn fitnah ah,.. semua orang bisa qo' buat puisi,.. thx kunjungan'a.. ^_*

    @Manj' Emosi_Subhanallah,.. makasih tambahan'a, mesti bnyak blajar neh,.. ^_^

    salam hangat juga...
    insyAllah..

    thx 4 comment ^_*

    @qefy_wewww... cocok klo gtu... hehee..
    siiaaaap.. meluncuuurrr... ^_*
    mksih kang.. :D

    BalasHapus
  9. like this ..
    tetehhhh .... :)...
    aku suka phutu kucingnya lucuuuuuuu ....:D

    BalasHapus
  10. syukran neng....
    teteh juga suka kucing'a, mk'a dipublikasi, hhe... ^_*

    BalasHapus

Posting Komentar

Makasih buat jejaknya... ^_^

Postingan populer dari blog ini

LENTERA

Entah sudah berapa senja menemani pertemuan kita, dengan siluetnya yang terkadang manis dan miris. Sudah berapa kali gerimis memayungi kebersamaan kita, bahkan dalam ruang itu kita kerap merapal kata-kata yang mengusir kejenuhan... Pertemuan memang sebuah rahasia, begitu pun perpisahan... 
Kita bertemu lalu dipisahkan, itu adalah hal yang sudah ditawarkan hidup. Namun bukan berarti kita harus membenci keadaan. Bagaimanapun kita akan selalu dihadapkan pada persoalan-persoalan yang berbeda. Hari ini begini,esok begitu, lusa dan yang akan datang pun tidak sama. Tidak menjadi haram ketika soal hati harus terhenti, namun tidak juga halal ketika kita tahu perbedaan itu tidak bisa disatukan, namun kita menuntut demikian.
Rumitnya isi kepala sekarang seperti tengah berada dalam belukar yang dipenuhi alang-alang yang tinggi. mengajak jemari untuk beberapakali menggaruk yang sudah terkeruk. Ini apa??? Reaksi dari jawaban yang di inginkan pun menjadi suram. 
Tiba-tiba pengap, sesak...
Dan tengg…

Perkara Manusia...

Perkara Manusia...  Merasa BENAR adalah salah, tapi cobalah merasa SALAH agar tahu caranya untuk BENAR...
Nasehat itu tidak melulu dengan sebuah ayat atau hadist, tapi sikap dan sifat yang jadi kebiasaan juga dapat jadi NASEHAT bagi yang berpikir... Simplenya NGACA dulu sebelum kasih statement orang lain itu begini dan begitu, kurang ini kurang itu... 
Apalagi statement ditujukan kepada orang terdekat. Sadar diri itu penting, benahin diri sendiri lebih penting! Jangan khilaf, orang terdekat adalah yang tahu segalanya tentang kita. Nggak lucu tetiba kamu mau pasanganmu berubah, sedangkan kamunya masih SALAH! 
Baru separuh perjalanan lho.. Masih panjang dan rumit perjuangannya, jangan kufur nikmat yang efeknya bisa buat HATI nggak SEHAT! Hargai diri sendiri dulu, kalau belum bisa hargai orang lain. Nggak perlu umbar kita yang paling SABAR, karena tabir kehidupan tetap butuh keselarasan! .
Jauhkan kami dari kebiadaban, ketika dekat.. RAJAM!
#gituaja

LENTERA #2

11.30 Wib Waktu yang kamu tentukan hari ini untuk kita bertemu, harus selesai sekarang! Pintamu lewat whatsapp, dan akupun memberikan emoticon tanda setuju.
Gaduh dan rusuh perasaanku kini, sengaja kusibukkan diri dengan beberapa kegiatan. Hanya untuk coba melenyapkan perasaan yang entah disebut apa. Mengingatmu adalah cahaya, mengingatmu adalah rindu, mengingatmu adalah candu. Hhhhh.. haruskah berakhir sekarang? Fiuhh.. 
Jarum jam diangka 11.18 Wib 12 menit lagi wajahmu akan menari bebas dihatiku, bahkan mungkin liar mencakar-cakar direlung yang terdalam. Hukuman apa ini Tuhan? Lirih ku mengeluh. Detak jarum jam saat ini tak ingin kudengar, semakin gila rasanya harus menemuimu dan akhirnya meninggalkanmu. Hhhh.. lagi-lagi menghela nafas.

Ternyata kamu terlambat, cukup lama aku menunggu di depan minimart. Kesabaranku semakin diuji rasanya. Cuaca panas menambah kegelisahan yang tak sedetikpun mau hilang. Tapi aku menunggu, akan terus menunggu sampai akhirnya kita sepakat meninggalkan …