Langsung ke konten utama

::Im Sorry Good Bye... ::

Assallamu’alaikum.Wr.Wb…
 
Semoga semua masih dalam Lindungan-Nya… amiiinnn… ^_^
 
Ini hanya sekedar catatan mewakili dari semua asa yang terselip rapi dalam barisan tinta berbentuk hati dari-NYA… (red.Allah swt)
 
Teruntuk Ibu, Bapa, Mb’, Teteh, Sahabat, teman n’ All yang menjadi bagian dalam diri Al-Fakir (Bonit Notz) menghaturkan segenggam kata maaf atas salah dan khilaf selama menjadi bagian dari ruang ekspresi yang menyuguhkan memory dalam hitungan tahun yang mengayun…
 

Entah berapa banyak..
sapa yang menjadikan jengah,..
Kata yang menjadikan pongah…
Dan Tingkah yang menyulam kelam…
 
Tulus dari sanubari… banyak hal yang menjadikan Bonit menjadi lebih berarti  selama bergabung di PT. Intrasari Raya (godrej group) ini… rasa saling memiliki,.. rasa saling mengerti… rasa saling membenci bahkan menghakimi… namun semuanya menjadikan satu aura JUJUR yang mengalun dan menggulung dalam relung… tak ada suasana terindah ketika kebersamaan terlukis manis dalam frame bertabur senyum… hmmm... ada rasa yang tak biasa… sedih dan haru… dan berat yang berkarat… T-T
 
-          Kepada Jajaran Management PT. Intrasari Raya
 
·         Terima kasih telah memberikan kesempatan Bonit bergabung dan menjadi bagian diGodrej group. Semoga Tuhan senantiasa melimpahkan kesuksesan dan kemakmuran bagi seluruh karyawan/I di Perusahaan ini… semoga kebijakan kebijakan semakin terusung dengan Elegan.. maaf atas semua prilaku yang disengaja maupun tidak disengaja..  “ Lets Grow Together “ … :D
 
-          Khusus untuk Crew Finance dept… 

 
·         Buat Mb’ Aan, Bunda Rie2, Teh Rini, Mb’ Septi, Rifat, Mas Herry, Gawir, Ida, Anna, n’ Ahmad…  Makasih atas semua kerjasama yang solid saat bonit menjadi bagian dari kalian… semua keluh dan kesah pernah kita ungkap bersama,.. semua tawa dan canda pernah jadi bagian dari kita… bahkan ketika salah paham terurai kita masih bisa tersenyum tanpa beban, satu yang Bonit tahu kesabaran dan keihklasan itu kuncinya… dan ketika senja menyapa satu yang menjadi do’a.. semoga kesuksesan milik kita bersama… amiinnn…
 
-          Khusus untuk Team Hahahihiiii… /Magic Art… ^_*

  dari Ka-Ki : Indri, Melva, Lenny, Bonit, Meilan, Aisyah, Lisna, Maya, Nur, Cicih...
 
·         Hhhhhh……..  edisi Menghela nafas terlama.. hihiiii… ^_^
Punten n’ mohon maklumi atas segala khilaf yang terjadi antara kita, wewww…  “ biar kata nenek sihir bagiku kau mak lampir o’oowww.. I luv u bibeh… “ xixixii… jujur ini yang paling berat buat Bonit… meninggalkan semua cerita tentang kita… hmmmm… pko’a selalu jadi yang terbaik disini… tetep eksis n’ jadi yang termanis… call me’ kalo ada reuni… ha’haaaa… banyak kata yang tak bisa terungkap euy… terlalu banyak keindahan yang terukir dalam bankir jadi ga bisa mikir… n’ daripada yang baca mengukir air yang mengalir kuakhiri sapaan ini ya dear… ^_^
LUV N’ Mizz U Full… :-*  masih mikir apa rasanya makan siang tanpa kalian, huuhuuuuuu… T-T Im Sorry GoodBye All………. T-T
 
-          Khusus untuk All Dept.
 
·         Minalaidzin Walfaidzin… biar kata bukan lagi hari Idul Fitri, tapi kata maaf ga boleh ragu untuk diungkap… maaf dan maaf… atas semua khilaf yang sengaja maupun tidak disengaja… semoga ukhuwah dan silaturahmi tetap terjaga… thx buat kerjasamanya selama ini, buat semua tawa dan canda.. buat semua sapa yang menggulirkan bahagia… kalopun sedih dan lelah itu kerap ada… ada paham yang menjadikan kubungkam bahwa kebersamaan adalah penyejuk kala hati terajuk dalam bujur yang terbujuk melekuk…  hihiiii… awasssss bungkuk…  hapunten yaaa…  
 
·         Akhir kata Semoga semua selalu dalam lindungan-Nya,.. sukses buat semua yaaaaaaaaa……. ^_^

 
Wassallam…
Bonit Notz

Komentar

  1. wah dh pndah krja apa kluar? yes! g jadi korban telp brjam-jam saat kerja :p

    BalasHapus
  2. @Nick_Mizz u2... kemana z??? :)

    BalasHapus

Posting Komentar

Makasih buat jejaknya... ^_^

Postingan populer dari blog ini

LENTERA

Entah sudah berapa senja menemani pertemuan kita, dengan siluetnya yang terkadang manis dan miris. Sudah berapa kali gerimis memayungi kebersamaan kita, bahkan dalam ruang itu kita kerap merapal kata-kata yang mengusir kejenuhan... Pertemuan memang sebuah rahasia, begitu pun perpisahan... 
Kita bertemu lalu dipisahkan, itu adalah hal yang sudah ditawarkan hidup. Namun bukan berarti kita harus membenci keadaan. Bagaimanapun kita akan selalu dihadapkan pada persoalan-persoalan yang berbeda. Hari ini begini,esok begitu, lusa dan yang akan datang pun tidak sama. Tidak menjadi haram ketika soal hati harus terhenti, namun tidak juga halal ketika kita tahu perbedaan itu tidak bisa disatukan, namun kita menuntut demikian.
Rumitnya isi kepala sekarang seperti tengah berada dalam belukar yang dipenuhi alang-alang yang tinggi. mengajak jemari untuk beberapakali menggaruk yang sudah terkeruk. Ini apa??? Reaksi dari jawaban yang di inginkan pun menjadi suram. 
Tiba-tiba pengap, sesak...
Dan tengg…

Perkara Manusia...

Perkara Manusia...  Merasa BENAR adalah salah, tapi cobalah merasa SALAH agar tahu caranya untuk BENAR...
Nasehat itu tidak melulu dengan sebuah ayat atau hadist, tapi sikap dan sifat yang jadi kebiasaan juga dapat jadi NASEHAT bagi yang berpikir... Simplenya NGACA dulu sebelum kasih statement orang lain itu begini dan begitu, kurang ini kurang itu... 
Apalagi statement ditujukan kepada orang terdekat. Sadar diri itu penting, benahin diri sendiri lebih penting! Jangan khilaf, orang terdekat adalah yang tahu segalanya tentang kita. Nggak lucu tetiba kamu mau pasanganmu berubah, sedangkan kamunya masih SALAH! 
Baru separuh perjalanan lho.. Masih panjang dan rumit perjuangannya, jangan kufur nikmat yang efeknya bisa buat HATI nggak SEHAT! Hargai diri sendiri dulu, kalau belum bisa hargai orang lain. Nggak perlu umbar kita yang paling SABAR, karena tabir kehidupan tetap butuh keselarasan! .
Jauhkan kami dari kebiadaban, ketika dekat.. RAJAM!
#gituaja

LENTERA #2

11.30 Wib Waktu yang kamu tentukan hari ini untuk kita bertemu, harus selesai sekarang! Pintamu lewat whatsapp, dan akupun memberikan emoticon tanda setuju.
Gaduh dan rusuh perasaanku kini, sengaja kusibukkan diri dengan beberapa kegiatan. Hanya untuk coba melenyapkan perasaan yang entah disebut apa. Mengingatmu adalah cahaya, mengingatmu adalah rindu, mengingatmu adalah candu. Hhhhh.. haruskah berakhir sekarang? Fiuhh.. 
Jarum jam diangka 11.18 Wib 12 menit lagi wajahmu akan menari bebas dihatiku, bahkan mungkin liar mencakar-cakar direlung yang terdalam. Hukuman apa ini Tuhan? Lirih ku mengeluh. Detak jarum jam saat ini tak ingin kudengar, semakin gila rasanya harus menemuimu dan akhirnya meninggalkanmu. Hhhh.. lagi-lagi menghela nafas.

Ternyata kamu terlambat, cukup lama aku menunggu di depan minimart. Kesabaranku semakin diuji rasanya. Cuaca panas menambah kegelisahan yang tak sedetikpun mau hilang. Tapi aku menunggu, akan terus menunggu sampai akhirnya kita sepakat meninggalkan …