Langsung ke konten utama

Kebiasaan



Tidak banyak...
hanya ada patahan kata, 'kebiasaan'..
itu mujarab!
seperti sebuah pecutan, yang mencambuk dibilik kerangka yang miliki ruang tak luas
hanya sekian saja..
tanpa mengulas yang seharusnya terlepas!
Hmmm...



'kebiasaan'...
kata satu yang miliki makna penuh..
dihatinya...
hatiku, bahkan...
setelah jeda itu menyiksa..
luapan rasa itu menganga..
dalam lirik yang terkirim pelik..
ada senyum disana..
bukan lagi himpitan yang membuat sembab!

'kebiasaan'...
kini menyisihkan tumpukkan keraguan...
ada 'ternyata'..
dan itu 'nyata'..
dalam 'kebiasaan'..
yang biasa dalam rasa...

Notz
22:30
03/07/13




Komentar

  1. terbiasa karena biasa
    biasa terkadang karena terpaksa
    #omongapasih

    BalasHapus
  2. kini, ternyata, ada rasa yang tak biasa.. #curcol :D

    BalasHapus
  3. Kebiasaan. sesuatu yang melekat... asalnya memang dilekatkan hingga menjadi biasa. Namun jika hal biasa dlm rasa menjadi kebiasaan... entahlah, mungkin ternyata. ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mmmm... Entahlah..
      Ha'haa.. p kbr zeal? ^^

      Hapus
    2. Alhamdulillah... kbr baik teh :D

      Hapus
    3. Allhamdulillah.. forever yaa.. amiinn.. :)

      Hapus
  4. kebiasaan sesuatu hal yang wajar

    BalasHapus
  5. Kebiasaa, menyimak semua tentang Kami, kemudia berlalu dan hanya sesekali melirik tanpa kata ^_^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Eaaaaaaa... *melirik tanpa kata :D

      Hapus
  6. Asal itu baik....,kenapa gak dijadikan kebiasaan? :)

    BalasHapus
  7. kebiasaan yang bagus membuat teratur begtupula dengan kebiasaan yang jelek :)

    BalasHapus
  8. "Dalam kebiasaan, yang biasa dalam rasa" ..... woooohooooooooooo blog ini selalu sakral

    BalasHapus
  9. Hmmm.. mikir dulu terus bilang Aamiinn.. :D

    BalasHapus
  10. kebiasaan, hmmm...
    dalem maknanya mbak...

    BalasHapus
  11. kebiasaan yg baek mesti dipertahanin, yg jelek mesti dibuang.. kebiasaan mestinya bukan jadi standar prilaku kita.

    BalasHapus
  12. emang si nyonya nonot ini punya kebiasaan aneh apa sih? :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Asli, pengen nanya ituuh. Jawab teh...

      Hapus
    2. Eh.. nambah lagi peserta KEPO.. ^_^

      Hapus

Posting Komentar

Makasih buat jejaknya... ^_^

Postingan populer dari blog ini

LENTERA

Entah sudah berapa senja menemani pertemuan kita, dengan siluetnya yang terkadang manis dan miris. Sudah berapa kali gerimis memayungi kebersamaan kita, bahkan dalam ruang itu kita kerap merapal kata-kata yang mengusir kejenuhan... Pertemuan memang sebuah rahasia, begitu pun perpisahan... 
Kita bertemu lalu dipisahkan, itu adalah hal yang sudah ditawarkan hidup. Namun bukan berarti kita harus membenci keadaan. Bagaimanapun kita akan selalu dihadapkan pada persoalan-persoalan yang berbeda. Hari ini begini,esok begitu, lusa dan yang akan datang pun tidak sama. Tidak menjadi haram ketika soal hati harus terhenti, namun tidak juga halal ketika kita tahu perbedaan itu tidak bisa disatukan, namun kita menuntut demikian.
Rumitnya isi kepala sekarang seperti tengah berada dalam belukar yang dipenuhi alang-alang yang tinggi. mengajak jemari untuk beberapakali menggaruk yang sudah terkeruk. Ini apa??? Reaksi dari jawaban yang di inginkan pun menjadi suram. 
Tiba-tiba pengap, sesak...
Dan tengg…

Perkara Manusia...

Perkara Manusia...  Merasa BENAR adalah salah, tapi cobalah merasa SALAH agar tahu caranya untuk BENAR...
Nasehat itu tidak melulu dengan sebuah ayat atau hadist, tapi sikap dan sifat yang jadi kebiasaan juga dapat jadi NASEHAT bagi yang berpikir... Simplenya NGACA dulu sebelum kasih statement orang lain itu begini dan begitu, kurang ini kurang itu... 
Apalagi statement ditujukan kepada orang terdekat. Sadar diri itu penting, benahin diri sendiri lebih penting! Jangan khilaf, orang terdekat adalah yang tahu segalanya tentang kita. Nggak lucu tetiba kamu mau pasanganmu berubah, sedangkan kamunya masih SALAH! 
Baru separuh perjalanan lho.. Masih panjang dan rumit perjuangannya, jangan kufur nikmat yang efeknya bisa buat HATI nggak SEHAT! Hargai diri sendiri dulu, kalau belum bisa hargai orang lain. Nggak perlu umbar kita yang paling SABAR, karena tabir kehidupan tetap butuh keselarasan! .
Jauhkan kami dari kebiadaban, ketika dekat.. RAJAM!
#gituaja

LENTERA #2

11.30 Wib Waktu yang kamu tentukan hari ini untuk kita bertemu, harus selesai sekarang! Pintamu lewat whatsapp, dan akupun memberikan emoticon tanda setuju.
Gaduh dan rusuh perasaanku kini, sengaja kusibukkan diri dengan beberapa kegiatan. Hanya untuk coba melenyapkan perasaan yang entah disebut apa. Mengingatmu adalah cahaya, mengingatmu adalah rindu, mengingatmu adalah candu. Hhhhh.. haruskah berakhir sekarang? Fiuhh.. 
Jarum jam diangka 11.18 Wib 12 menit lagi wajahmu akan menari bebas dihatiku, bahkan mungkin liar mencakar-cakar direlung yang terdalam. Hukuman apa ini Tuhan? Lirih ku mengeluh. Detak jarum jam saat ini tak ingin kudengar, semakin gila rasanya harus menemuimu dan akhirnya meninggalkanmu. Hhhh.. lagi-lagi menghela nafas.

Ternyata kamu terlambat, cukup lama aku menunggu di depan minimart. Kesabaranku semakin diuji rasanya. Cuaca panas menambah kegelisahan yang tak sedetikpun mau hilang. Tapi aku menunggu, akan terus menunggu sampai akhirnya kita sepakat meninggalkan …